Anda Pusing oleh Persoalan Banjir? Tenang, Cawako Pekanbaru Agung Nugroho Punya Solusinya

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 20:52 WIB
Kampanye dialogis paslon AMAn  di Jalan Foker RT 03 RW 18 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Ahad (6/10/2024). (f: istimewa)
Kampanye dialogis paslon AMAn di Jalan Foker RT 03 RW 18 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Ahad (6/10/2024). (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Sebagai warga Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau, apakah Anda masih dipusingkan oleh persoalan banjir, terutama ketika datang musim penghujan?

Calon Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengaku sudah punya langkah untuk menghadapi persoalan seperti itu. Ia menunjuk Markarius Anwar yang ahli tata kota, yang diyakini mampu mengatasi masalah banjir di Pekanbaru.

Menurut Agung Nugroho, dengan keahlian Markarius Anwar yang notabenenya merupakan ahli tata kota, maka persoalan banjir di Pekanbaru secara bertahap akan bisa diatasi.

Markarius adalah calon wakil wali kota untuk mendampingi Agung Nugroho yang membidik kursi wali kota di ajang Pilwako Pekanbaru 2024. Pasangan ini didukung Partai Demokrat dan PKS

Agung mengatakan hal itu saat menggelar kampanye dialogis bersama ribuan warga di Jalan Foker RT 03 RW 18 Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Ahad (6/10/2024).

Dikatakan Agung, persoalan banjir di Tangkerang Tengah, sudah sejak lama ia dengar. "Namun sayangnya, Pemko Pekanbaru tidak kunjung memberikan perhatiannya kepada warga," katanya.

"Nantinya, dibawah tangan dingin Bapak Markarius, persoalan banjir di Pekanbaru akan kita atasi. Beliau kan ahli urban design, jadi sudah paham lah tentang penanganan banjir," sebut Agung.

Dalam forum itu, mengemuka dua persoalan penting yang disampaikan warga. Selain banjir, persoalan lainnya adalah minimnya keberadaan sekolah negeri di kawasan itu.

Ketua Forum RT-RW Tangkerang Tengah, Rodi Js., mengeluhkan minimnya keberadaan sekolah negeri. "Dengan jumlah penduduk yang banyak, kami hanya punya 1 SLTP sedangkan SLTA tidak ada," ucap Rodi Js. 

Menanggapi itu, Agung Nugroho bertanya: "Sekarang masuk sekolah susah apa tidak? Susah kan, karena jumlah sekolah negeri masih sedikit," ungkapnya

"Kami janji, tidak ada lagi anak-anak yang masuk lewat belakang. Nantinya, kami akan siapkan tanah dan Pemprov Riau yang akan membangunnya karena khsusus untuk tingkat SLTA merupakan kewenangan provinsi," terang Agung.

Sementara itu, untuk tingkat SD dan SLTP pihaknya akan segera membangun sekolah karena jumlah penduduk Pekanbaru semakin banyak, termasuk di Kelurahan Tangerang Tengah.

"Bahkan nanti kamu juga punya program baju sekolah gratis bagi masyarakat tidak mampu," ungkap Agung Nugroho.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X