Caleg Partai Golkar Anto Cemara Siap Memberikan yang Terbaik untuk Kepentingan Publik

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 9 Desember 2023 | 16:54 WIB
Alfianto SH, caleg Partai Golkar dari Dapil Limapuluh Kota-2 untuk DPRD Limapuluh Kota periode 2024-2029. (f: dok. pribadi)
Alfianto SH, caleg Partai Golkar dari Dapil Limapuluh Kota-2 untuk DPRD Limapuluh Kota periode 2024-2029. (f: dok. pribadi)

LIMAPULUH KOTA, RIAUSATU.COM - Alfianto SH, calon anggota legislatif (caleg) Partai Golongan Karya (Golkar) untuk DPRD Limapuluh Kota, menyatakan siap memberikan yang terbaik untuk kepentingan publik kalau kelak diberi amanah oleh masyarakat untuk menjadi wakil rakyat.

"Begitu saya menyatakan diri terjun ke politik praktis, untuk kemudian maju menjadi caleg, pada saat bersamaan saya telah siap untuk mengabdi bagi kepentingan publik," kata tokoh muda yang akrab dengan panggilan Anto Cemara ini.

"Semuanya tidak lain dan tidak bukan karena didorong oleh panggilan hati nurani yang paling dalam," kata caleg yang maju dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh Kota-2, yang kawasannya meliputi Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kapur IX.

Dunia organisasi yang cukup lama dicempunginya, terhitung sejak masih duduk di bangku pendidikan formal, menurut Anto Cemara, telah mengajarkan dirinya tentang makna dan substansi dari apa yang disebut dengan pengabdian.

Terlahir di tengah sebuah keluarga sederhana, dari ayah yang tukang bangunan dan ibu penjual gorengan di kaki lima, sambung Anto Cemara, juga telah nengajarkan dirinya tentang arti dari kata solidaritas sosial.

"Baik pengalaman berorganisasi maupun menjalani hari-hari di tengah keluarga sederhana telah memberi pengayaan batin bagi saya," kata tokoh yang sejak beberapa tahun belakangan dikenal sebagai pengusaha muda sukses ini.

"Pengabdian itu memiliki spektrum yang luas," sambungnya. Pengabdian akan mendatangkan ketenangan batin tersendiri, jelas Anto Cemara, bila dilakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas, dan semata-mata karena dorongan nilai-nilai kemanusiaan.

Kenapa harus pengabdian? "Jujur, kita sejauh ini masih saja melihat tentang realitas ketidakadilan dalam kehidupan di tengah masyarakat," ungkapnya. Pada beberapa kasus, menurut Anto Cemara, ketidakadilan itu membuat sementara kalangan sulit terbebas dari kondisi keterpurukan yang membelenggu.

Ketika sebagian masyarakat menikmati taraf perekonomian yang lebih dari cukup, antara lain dimungkinkan karena memiliki akses yang luas ke kekuasaan atau karena sebab-sebab lain, menurut Anto Cemara, pada bagian lain masih terhampar sekelompok manusia yang terhempas dalam kondisi ketidakberdayaan.

Kelompok yang disebut terakhir, menurut Anto Cemara, jangankan berpikir untuk melakukan sesuatu buat menghadapi masa depan yang lebih, bahkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar buat hari ini saja mereka sudah sering kalang kabut.

Apa arti semua itu? "Mesti ada sosok yang mau tampil ke permukaan untuk memperjuangkan kalangan yang kurang beruntung itu," katanya. Yaitu, menurut Anto Cemara, sosok yang memiliki kepekaan dan nilai-nilai solidaritas sosial yang tinggi.

Sosok dimaksud, menurut Anto Cemara, tidak mungkin hanya berjuang di luar gelanggang, karena belum tentu suaranya akan didengar atau perjuangannya akan mendapat tindak lanjut yang memadai dari para pemangku kepentingan.

"Harus masuk dan berjuang melalui siatem yang ada," terangnya. Terjun ke politik, lalu menjadi caleg untuk kemudian terpilih menjadi wakil rakyat, menurut Anto Cemara, berarti sudah punya bekal yang lebih dari cukup untuk berjuang bagi kepentingan orang banyak.

"Banyak yang bisa dilakukan untuk memperjuangkan nasib kalangan yang kurang beruntung kalau sudah berada di dalam sistem yang ada," ungkap Anto Cemara. "Persoalannya tinggal lagi apakah punya nawaitu atau political-will untuk itu atau tidak?"

"Saya memang telah meniatkan dan menekatkan akan mengabdi dan mendedikasikan diri untuk berjuang bagi kepentingan orang banyak begitu menjejakkan kaki di dunia politik," katanya. "Terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang beruntung."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X