BENGKALIS, RIAUSATU.COM - Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko meninjau langsung dampak tanah bergerak (abrasi) di Desa Simpang Ayam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (13/12/2022).
Pergeseran tanah ini sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2021 lalu dibulan yang sama yaitu bulan Desember.
Didampingi Kabag Ops Kompol Oka M Syahrial, Danramil, Kapolsek Bengkalis dan Kepala Desa Simpang Ayam, AKBP Indra Wijatmiko, mendengarkan penjelasan tentang permasalahan yang terjadi di Negeri Junjungan itu.
"Kondisi yang terjadi di sini sudah langsung saya saksikan, dan ini harus segera kita tindak lanjuti,” kata Indra.
Sebagai tindakan awal AKBP Indra Wijatmiko langsung berkoordinasi dengan pemerintah deerah, serta Bupati Bengkalis dalam penanggulangan bencana agar permasalahan ini dapat segera diatasi.
"Untuk langkah antisipasi awal kita akan menderikan posko darurat, dimana posko ini disediakan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan TNI serta mengimbau masyarakat setempat untuk tidak dekat dekat dulu ke lokasi ambrasi," kata Indra.
Selain itu, masih kata Indra, pihaknya juga akan berkordinasi dengan Kepala Desa dan Kapolsek serta Danramil setempat untuk melakukan normalisasi kanal disekitaran terjadinya pegeseran tanah.
Terjadinya tanah longsor ini mengakibatkan 1 hektare kebun karet dan 2 hektare kebun pertanian masyarakat serta 20 hektare kebun sawit yang dikelalola PT Meskom, amblas. ***