PEKANBARU, RIAUSATU.COM - H. Syamsul Rakan Chaniago SH MH dan M Nasir Day SH MH, dua tokoh Riau, menyesalkan dan kecam Pemerintah Provinsi Riau yang terkesan menelantarkan pembangunan Gedung Kantor Markas Komando Resor Militer (Makorem) 031/Wira Bima.
Pernyataan itu dilontarkan oleh mantan Hakim Agung Tipikor dan mantan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Riau tersebut, dalam bincang-bincangnya dengan sejumlah wartawan, di salah satu kedai kopi di Jalan Dr Leimena/Karet, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (3/11/2022).
''Kita kecewa dengan Pemerintah Provinsi Riau karena pembangunan gedung Makorem 031/Wira Bima terbengkalai, panggang kita melihat Danrem berpangkat Brigadir Jenderal TNI berkantor menumpang di bangunan tak layak. Padahal, tahun depan politik,'' ujar Nasir Day.
Dia mengingatkan, TNI adalah anak kandung rakyat, sementara Makorem adalah jantungnya TNI di Riau. ''Rakyat Riau pasti tidak ingin bangunan kantor Makorem-nya kalah bagus dengan kantor Makorem di daerah lain,'' sebut Pemerhati Sosial Kemasyarakatan dan Infrastruktur Riau ini.
Seperti diketahui, sejak dibangun pada 2021, Makorem 031/Wira Bima hingga kini tak kunjung bisa ditempati. Pembangunan Makorem menggunakan dana hibah dari Pemprov Riau. Belakangan santer terdengar ada pergesaran anggaran yang mengakibatkan terhambatnya penyelesaian pembangunan Makorem.
Dalam kesempatan itu, Hari Nasir mempertanyakan pengadaan meubeler Makorem 031/Wira Bima sebesar Rp20 miliar yang tidak dilaksanakan pada 2022 ini.
''Struktur bangunan kan sudah selesai, hanya mekanikal elektrikal yang belum, kan tidak mengganggu pekerjaan meubeler,'' bebernya.
Dari informasi yang diperoleh Nasir Day dan Syamsul Rakan Chaniago, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin SE M.Si, telah mengirim surat kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Dr Supardi SH MH, yang isinya antara lain meminta pihak Kejaksaan Tinggi dapat memfasilitasi dalam penganggaran dan penyelesaian Gedung Makorem 031/Wira Bima. ***