Dihadiri Gubri Syamsuar, FKPMR Gelar Parade Puisi Kebangsaan

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Senin, 1 Agustus 2022 | 10:18 WIB
Di sela-sela Parade Puisi Kebangsaan, Ahad (31/8/2022), Ketua Umum FKPMR Chaidir menerima buku biografi Sutardji Calzoum Bachri dari Taufik Ikram Jamil.
Di sela-sela Parade Puisi Kebangsaan, Ahad (31/8/2022), Ketua Umum FKPMR Chaidir menerima buku biografi Sutardji Calzoum Bachri dari Taufik Ikram Jamil.

Sempena hari jadi ke-24, Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) menggelar Parade Puisi Kebangsaan, Ahad (31/8/2022), di kawasan Car Free Day, Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Ketua Umum FKPMR Dr. drh. H. Chaidir, MM menjelaskan, parade ini sebagai pengingat bahwa FKPMR berdiri pada masa Riau memperjuangkan hak-hak kedaerahannya, tepatnya 24 tahun silam.

"Mengapa namanya Parade Puisi Kebangsaan, karena FKPMR yang lahir 24 tahun silam ini memiliki ruh perjuangan atas hak-hak daerah. Semangat ini yang ingin kami usung melalui pertunjukam panggung puisi kebangsaan," kata Chaidir.

FKPMR menghadirkan Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri (SCB) yang saat ini berdomisili di Jakarta. Selain SCB, ada Rida K Liamsi, pujangga Melayu yang saat ini berdomisili di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Disemarakkan pula oleh penyair-penyair asal Riau yang tampil dengan gaya dan aksi yang beragam. Mereka antara lain, Taufik Ikram Jamil, Tien Marni, TM Sum, Dr Junaidi, Jefry Almalay, Murparsauliam  Siti Salmah  Bambang Kariyawam, Jefry Al Malay, Kunni Masrohanti.

Hadir dan tampil juga pujangga A Aris Abeba, Dheni Kurnia, dan kelompok musikalisasi puisi Panggung Toktan.

Selain pembacaan puisi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya dari enam paguyuban yang ada di Riau: Melayu, Jawa, Minang, Batak, Sunda, dan Tionghoa.

Pertunjukan seni Melayu yakni tarian berjudul Rentak Bulian  persembahan Sanggar Sri Melayu Pekanbaru, Barongsai persembahan PSMTI, Jaipongan persembahan Mitra Sunda Riau (Misuri), Tor Tor dengan judul Bona Jeges persembahan Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR), Reog Ponorogo persembahan Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR), dan Tambua Tasya persembahan Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA).

Kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, MSi, Forkopimda, OPD di lingkungan Pemrov Riau dan Pemko Pekanbaru, pimpinan berbagai paguyuban, Ormas, dan lembaga lainnya.

Gubernur Riau yang hadir sedikit terlambat karena ada tiga agenda kegiatan di waktu yang sama, berharap semoga  apa yang dilakukan FKPMR dengan menggelar Parade Puisi Kebangsaan bisa membuat berbagai kelompok masyarakat di Pekanbaru semakin guyub.

Bukan hanya itu, kawasan Car Free Day yang menjadi lokasi kegiatan tersebut diharapkan bisa lebih bermanfaat untuk membangun nilai-nilai kebersamaan dalam.memajukan Riau, termasuk dengan cara membuat panggung parade puisi.

"Kalau di Jakarta ada Citayem yang lagi tren, di Riau bisa juga dibuat seperti itu. Salah satunya parade puisi ini atau parade-parade yang lain," sebutnya.

Semoga kawasan ini bermanfaat untuk bersama bergerak membangun Riau. "Terima kasih FKPMR dan selamat hari jadi. Terus menginspirasi dan mari bersama-sama membangun Riau yang kita cintai ini," kata Gubernur. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X