Akibat Bentrokan, Lima Security NWR Alami Luka

photo author
Administrator, Riau Satu
- Selasa, 15 September 2020 | 21:00 WIB

PELALAWAN,RIAUSATU.COM-Bentrokan yang terjadi diduga antara sekelompok masyarakat Dusun Mamahan Jaya Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, dengan pihak PT Nusa Wana Raya (NWR), akibatnya, sebanyak 5 security PT NWR mengalami luka-luka.

Humas PT SRL/NWR, Abdul Hadi saat dikonfirmasi riausatu menyebutkan, bentrokan terjadi pada Senin 14 September 2020 sore hari.

"Ada 5 security yang mengalami luka akibat pengeroyokan tersebut. Bagian yang kena di kepala memar, kaki, badan bagian dada dan perut serta kepala dipukul ramai-ramai," ujar Abdul Hadi kepada riausatu.com, Selasa (15/9/2020).

Abdul Hadi menyebutkan, kejadian pengeroyokan terhadap security PT NWR sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Saat ini sedang berlangsung pembuatan batas konsesi oleh PT NWR, kebetulan saat ini masuk ke perbatasan konsesi arah desa mamahan," kata Abdul Hadi.

Sebelum melakukan pembuatan batas, lanjut Abdul Hadi, tim dari NWR sudah sosialisasi melalui kepala dusun setempat untuk menunjukan batas batas konsesi yang akan dibuat.

"Saat itu sudah tidak ada masalah, karena memang tidak ada bersentuhan dengan lahan atau kebun masyarakat. Kemarin pagi saat alat dan petugas sudah sampai di lokasi pekerjaan, datang sekelompok masyarakat menghampiri alat berat beserta tim yang bekerja. Setelah diberi penjelasan dan dihadiri perangkat dusun, situasi sudah kondusif karena kadus sudah menjelaskan bahwa itu batas konsesi NWR, biar saja mereka bekerja," bebernya.

Namun, lanjutnya, tiba-tiba ada salah seorang yang berteriak memprovokasi warga, pada saat itu langsung terjadi penyerangan secara membabi buta kepada pekerja dan security PT NWR. Sekelompok warga merusak kendaraan milik security serta mengeroyok beberapa security.

Disamping itu, katanya lagi, 1 unit alat berat juga disandera dan dijarah peralatannya.

"Sekarang kejadian ini sudah kita laporkan ke pihak berwajib, para korban sudah di visum dan aparat kepolisian sudah mendatangi TKP serta mengamankan barang bukti. Semoga pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus ini segera. Sekarang situasi sudah kondusif," pungkasnya.

Sementara itu Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko saat dikonfirmasi riausatu.com hingga saat ini belum memberikan keterangan kronologis terkait insiden tersebut.(ift)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB
X