PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Dalam penanganan pemadaman api Kebakaran Hutan dan Lahan di Pekanbaru seperti halnya di Kelurahan Tirta Siak ataupun di Kelurahan Tampan Kecamatan Payung Sekaki, terkendala karena jauhnya sumber air dan akses jalan ke lokasi yang sulit ditempuh serta datangnya hembusan angin kencang.
Untuk itu, Kodim 0301 Pekanbaru, Selasa (29/10/2019) membuat 1 embung yang berada di jalan Riau Ujung-Riau Baru gang Muzdalifah, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.
Embung atau cekungan penampung adalah cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan serta untuk meningkatkan kualitas air di badan air.
Dengan dibangunnya embung tersebut, otomatis untuk pemadaman Karhutla bisa maksimal dilakukan dengan cepat.
Pasi Teritorial Kodim 0301 Pekanbaru Kapten Czi P Siregar mengatakan, kegiatan ini merupakan Karya Bakti skala besar untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Jadi kita bergabung bersama TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat bersinergitas melaksanakan kegiatan pembuatan 1 unit embung ukuran 20x25 meter yang kita buat di satu titik di Kecamatan Payung Sekaki. Harapan kita membuat banyak embung, tetapi saat ini kita bertahap membangunnya," ujar Pasi Ter Kodim 0301 Pekanbaru kepada riausatu.com, Selasa siang (29/10/2019) di lokasi.
Ia mengatakan, kedalaman embung minimal 3 meter.
"Karena ini lahan gambut, didalamnya banyak akar pohon yang besar jadi bisa saja kedalamannya 5 meter. Tapi embung ini 3 meter," katanya.
Pasi Ter juga menjelaskan, dengan adanya embung ini maka proses penyedotan air lebih praktis.
"Tujuan dibangunnya embung ini atas dasar perintah pimpinan atas dalam hal ini pimpinan TNI AD untuk persediaan air di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan," tutupnya.(fat)