PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kebakaran Lahan (Karlahan) di Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru hampir sebulan ini telah mencapai sekitar kurang lebih 83 hektare.
Kebakaran lahan tersebut membuat Kota Pekanbaru diselimuti kabut asap.
Petugas dari Tim Satgas Karhutla pun melakukan pemadaman hingga pendinginan di lokasi.
Ironisnya, lahan yang habis saat ini masih belum ada mengaku siapa yang memiliki lahan-lahan tersebut.
Camat Payung Sekaki, Nurhasminsyah, Minggu (29/9/2019) langsung meninjau lokasi pasca Karlahan di jalan Pemuda Ujung Kelurahan Tirta Siak.
Bahkan, Nurhasmin pun juga melihat garis polisi serta tulisan yang ada dalam plang penyelidikan/penyidikan dari Polsek payung Sekaki Pekanbaru tertulis 4 hektare.
Ia menyebutkan, tim satgas karhutla telah berjibaku memadamkan api di lokasi.
"Sekarang titik api sudah bisa dikatakan tidak ada lagi. Cuma masih ada asap yang dari bawah tanah gambut," ujar Nurhasmin kepada riausatu.com, Minggu siang (29/9/2019) di lokasin Karlahan jalan Pemuda Ujung Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
Camat membeberkan, luas lahan yang terbakar se-Kecamatan Payung Sekaki berjumlah sekitar kurang lebih 83 hektare.
"Luas lahan yang paling parah di Kelurahan Air Hitam berjumlah 27 hektare," sebutnya.
Ia berharap, kepada pemilik lahan untuk bisa memperhatikan lahannya masing-masing, jangan sampai tidak tahu kondisi lahannya terkini.
Selain itu, katanya, bagi pemilik lahan yang tidak berada di lokasi bisa meninggalkan alamat atau nomor yang bisa dihubungi.
Langkah-langkah yang diambil jika terjadi kembali Karlahan, Camat Payung Sekaki menyebutkan, pihaknya sudah membentuk Tim dari tingkat kecamatan hingga kelurahan serta Tim satgas Karhutla.(fat)