Sebelum Terhimpit, Kapolresta Pekanbaru Sempat Ingatkan Anggota Tidak Represif dan Tetap Sabar

photo author
Administrator, Riau Satu
- Kamis, 26 September 2019 | 20:44 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Demo massa dari mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), Kamis sore (26/9/2019) berakhir ricuh dengan aparat kepolisian yang berujung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH terhimpit ketika duduk bersama di aspal depan pintu gerbang keluar DPRD Riau.

Dari informasi yang didapat riausatu.com, Kapolresta Pekanbaru dari DPRD Riau dilarikan ke Rumah Sakit Awal Bros Jalan Jenderal Sudirman dengan menggunakan Ambulance.

Pantauan di lokasi, berawal dari massa aksi meminta masuk ke gedung DPRD Riau dan berjanji tidak akan membuat keributan, namun dari pihak DPRD Riau, Zukri, hanya mau menemui di luar. Dan mahasiswa pun tidak mau, karena ingin berada di dalam untuk beraudiensi.

Akhirnya Zukri pun pergi ke dalam meninggalkan mahasiswa yang masih menunggu di luar pagar.

Merasa kecewa, mahasiswa pun tetap bertahan di luar pagar gedung DPRD dan maju satu langkah depan barigade polisi.

Melihat itu, Kapolresta Pekanbaru yang masih berada di areal gedung DPRD dalam pagar, langsung menasehati anggotanya untuk tidak represif.

"Tahan.. tahan. Jangan terpancing provokator. Saudara kita itu, sabar.. sabar..," sebut Kapolresta Pekanbaru ke anggotanya melalui pengeras suara untuk menenangkan situasi.

Setelah kondusif, Polisi dan Mahasiswa pun duduk bersama.

Dan tidak lama kemudian, massa aksi dan polisi pun berdiri kembali dan melakukan aksi saling dorong.

Kalah dorongan hingga mundur, dari belakang muncul lemparan botol air mineral ke arah polisi. Dan seorang polisi pun berhasil menangkap air mineral itu dan dilempar kembali ke arah mahasiswa.

Spontan saja, mahasiswa yang terkena lemparan botol air mineral kaget dan tidak menerima dapat lemparan, hingga akhirnya aksi dorong pun kembali terjadi.

Melihat hal itu, Kapolresta Pekanbaru pun mendekati massa aksi dan menyuruh anggotanya semua duduk bersama dengan mahasiswa di aspal dan akhirnya Kapolresta pun juga ikut duduk di aspal.

Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru Kompol Suratman pun tampak mengingatkan anggotanya untuk tetap tenang dan tidak terpancing.

Secara tiba-tiba, terjadi dorongan kuat dari belakang arah mahasiswa ke arah depan dan terkena Kapolresta Pekanbaru hingga terhimpit.

Disaat kericuhan tersebut, tampak juga lemparan botol air mineral.

Polisi pun mengupayakan penyelamatan terhadap Kapolresta dan langsung dibopong ke dalam oleh anggotanya hingga mendapatkan tandu dan dibawa kedalam mobil Ambulance.

Didalam mobil Ambulance, Kombes Susanto langsung diberi oksigen.

Untuk diketahui, massa aksi mahasiswa UIR tersebut menuntut pembatalan RKUHP. (fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X