Ibu Penjual Lontong Dapat Barokah

photo author
Administrator, Riau Satu
- Jumat, 14 Desember 2018 | 11:52 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Rosnelmi (64), seorang ibu yang kesehariannya mencari nafkah untuk menghidupi anak semata wayangnya dan kehidupan sehari-hari sebagai penjual lontong pagi dan juga sarapan pagi di depan rumahnya, di jalan Tamtama Pasar Mambo RT 02 / RW 01 tepatnya di belakang Mal Pekanbaru (MP), Kelurahan Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota, Pekanbaru.

Kehidupan Rosnelmi ini memang sangat memprihatinkan, harus mencari uang untuk membayar sewa rumahnya per bulannya Rp 450 ribu dengan mencari nafkah berjualan lontong pagi dengan untung yang tidak seberapa.

"Gimana ya, pas-pasan lah kami mencukupi dari hasil penjualan kami ini," kata Rosnelmi.

Namun dengan keuletan dan kesarannya dalam berusaha, rezeki pun didapatnya melalui Tim Polisi Peduli Polsek Pekanbaru Kota.

Dengan kehadiran Polisi Peduli dan Berbagi Polsek Pekanbaru Kota, membuat hati Rosnelmi terbantu.

"Saya senang sekali dapat bantuan. Saya ucapkan terima kasih," ucap Rosnelmi.

Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Sunarti yang diwakili Wakapolsek AKP Elfis Remon MM dalam sepatah kata awalnya menyampaikan permohonan maaf dari Kapolsek yang tidak dapat hadir karena kepadatan jadwal seperti persiapan kedatangan Presiden Jokowi dan bapak SBY.

"Kegiatan Jumat Barokah ini mudah-mudahan niat dari program ini dapat diterima serta menjadi barokah sekaligus sebagai ajang peningkatan tali silaturrahmi kita dengan warga dan sinergi bersama 4 pilar," kata Wakapolsek.

Kegiatan Jumat Barokah ini, kata Wakapolsek, Alhamdulillah selama ini berjalan dengan baik.

"Kami juga menyampaikan permohonan maaf bagi warga yang belum tersentuh bantuan, karena kami putar keliling setiap minggunya. Bantuan ini sifatnya sementara, mungkin kedepannya ke tempat yang lain. Dan kami harapkan dan mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk bisa meringankan beban warga yang dialami dengan memberikan rasa kepedulian sesama," jelas Wakapolsek.

Wakapolsek juga menyampaikan beberapa pesan-pesan Kamtibmas ditengah-tengah warga Kelurahan Kota Tinggi dan mengimbau kepada warga untuk meningkatkan siskamling serta tidak memakai perhiasan di perjalanan yang bisa mengundang pelaku kejahatan Jambret.

Terkait kasus narkoba, Wakapolsek mengimbau untuk menjaga anak-anak generasi muda agar tidak ikut-ikutan dalam pengaruh narkoba.

"Untuk lalu lintas, kita imbau bagi masyarakat untuk tertib berlalu lintas dengan memakai helm, melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, dan safety belt, jangan melawan arus," imbau AKP Elfis.

Terkait Pemilu, Wakapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan meningkatkan kamtibmas di lingkungan kita.

"Jangan ada perselisihan diantara warga. Perbedaan diantara kita jangan menjadi permusuhan diantara kita," kata AKP Elfis.

Untuk diketahui, Rosnelmi tinggal bersama anaknya bernama Fitri berusia 35 tahun di rumah kontrakan.

Ia membiayai hidup dan pendidikan anaknya hingga jenjang pendidikan D1 Komputer.
Setelah tamat Pendidikan D1 komputer, Fitri pernah bekerja sebagai karyawan kantor Pengelola Mal Pekanbaru selama kurang lebih 11 tahun untuk mengurangi beban sang ibunda dalam biaya hidup.

Namun sudah 4 tahun belakang, Fitri sudah tidak lagi bekerja sebagai karyawan di kantor Pengelola Mal Pekanbaru karena adanya pengurangan tenaga kerja.

Kini ibundanya dan Fitri tetap berjualan sarapan pagi lontong didepan rumah kontrakan untuk membiayai hidup demi menyambung hidup sehari-harinya.

Berkat bantuan dari Polsek Pekanbaru Kota dalam Program Jumat Barokah, Rosnelmi pun senang dan bersyukur.

Lurah Kota Tinggi, Ade Visar kepada media mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pekanbaru Kota yang telah membantu warga dalam program Jumat Barokah.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X