PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Petugas Pemadam Kebakaran dan Rescue Pekanbaru, Selasa malam (13/11/2018) melakukan evakuasi tawon yang telah bersarang di batang pohon salah satu pekarangan rumah warga.
Kasi Evakuasi Damkar Pekanbaru, Ibas Sembiring kepada riausatu.com membenarkan adanya laporan warga mengenai tawon yang bersarang di pekarangan rumah.
"Begitu ada laporan warga adanya tawon yang bersarang, petugas kami meluncur ke lokasi," sebut Ibas.
Mendapat laporan dari warga adanya tawon tersebut, dua unit mobil Damkar jalan Cempaka meluncur ke lokasi rumah Sri di jalan Semarang gang Karya III RT 04/RW 06 Kecamatan Rumbai.
Pantauan riausatu.com di lokasi, petugas Damkar pun memakai baju Alat Pelindung Diri (APD) dan Fire Jacket.
Proses evakuasi tawon pun dilakukan dengan menyemprotkan air ke sarang tawon. Alhasil, tawon pun lumpuh dan petugas melanjutkan menebang batang pohon tempat bersarangnya hewan bersengat tersebut.
Sri kepada riausatu.com di lokasi mengakui sebelumnya menjadi korban sengatan tawon yang bersarang di pekarangan rumahnya yang mengakibatkan mata dan punggungnya sebelah kirinya bengkak hingga dilarikan ke Puskesmas Umban Sari.
"Dua minggu yang lalu sebesar kepal tangan, dan mau saya tebang sendiri. Lalu saya takut dan lari ke dalam dan dikejarnya (tawon,-red)," akui Sri.
Usai melakukan evakuasi tawon, petugas Damkar pun kembali ke kantor Damkar jalan Cempaka.
Saat di kantor, dua petugas bernama Fadli dan Afrizal pun dikabarkan menjadi korban sengatan tawon di lokasi evakuasi.
Fadli yang dikonfirmasi riausatu.com di kantor Damkar Jalan Cempaka mengakui ia dan Afrizal terkena sengatan tawon.
"Saat menyenter sarang tawon, saya didatangi tawon dan tawon pun hinggap di leher," kata Fadli, sembari mengatakan rekanannya bernama Afrizal juga tersengat tawon bagian lengan kanan.
Saat dikonfirmasi ada dua orang anggotanya korban sengatan tawon, Ibas membenarkan. (fat)
Kasi Evakuasi Damkar Pekanbaru, Ibas Sembiring kepada riausatu.com membenarkan adanya laporan warga mengenai tawon yang bersarang di pekarangan rumah.
"Begitu ada laporan warga adanya tawon yang bersarang, petugas kami meluncur ke lokasi," sebut Ibas.
Mendapat laporan dari warga adanya tawon tersebut, dua unit mobil Damkar jalan Cempaka meluncur ke lokasi rumah Sri di jalan Semarang gang Karya III RT 04/RW 06 Kecamatan Rumbai.
Pantauan riausatu.com di lokasi, petugas Damkar pun memakai baju Alat Pelindung Diri (APD) dan Fire Jacket.
Proses evakuasi tawon pun dilakukan dengan menyemprotkan air ke sarang tawon. Alhasil, tawon pun lumpuh dan petugas melanjutkan menebang batang pohon tempat bersarangnya hewan bersengat tersebut.
Sri kepada riausatu.com di lokasi mengakui sebelumnya menjadi korban sengatan tawon yang bersarang di pekarangan rumahnya yang mengakibatkan mata dan punggungnya sebelah kirinya bengkak hingga dilarikan ke Puskesmas Umban Sari.
"Dua minggu yang lalu sebesar kepal tangan, dan mau saya tebang sendiri. Lalu saya takut dan lari ke dalam dan dikejarnya (tawon,-red)," akui Sri.
Usai melakukan evakuasi tawon, petugas Damkar pun kembali ke kantor Damkar jalan Cempaka.
Saat di kantor, dua petugas bernama Fadli dan Afrizal pun dikabarkan menjadi korban sengatan tawon di lokasi evakuasi.
Fadli yang dikonfirmasi riausatu.com di kantor Damkar Jalan Cempaka mengakui ia dan Afrizal terkena sengatan tawon.
"Saat menyenter sarang tawon, saya didatangi tawon dan tawon pun hinggap di leher," kata Fadli, sembari mengatakan rekanannya bernama Afrizal juga tersengat tawon bagian lengan kanan.
Saat dikonfirmasi ada dua orang anggotanya korban sengatan tawon, Ibas membenarkan. (fat)