PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Bencana alam gempa bumi dan Tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah Palu dan Donggala pada Jumat sore (28/9/2018), membuat pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru tergerak hatinya memberikan rasa kepedulian dan berbagi kepada korban bencana alam.
Kepala Badan Damkar Pekanbaru melalui Kasi Evakuasi Ibas Sembiring mengakui prihatin atas musibah yang menimpa warga Palu dan Donggala.
"Kita turut prihatin atas rekan kita yang di Palu dan Donggala yang tertimpa musibah. Musibah mereka, musibah kita juga. Disaat mereka mendapat musibah, inilah momentum kita untuk membantu, Walaupun kita saling berjauhan, namun kita tetap membantu," ujar Ibas kepada riausatu.com, Kamis (4/10/2018).
Katanya lagi, caranya yakni kita kumpulkan disini donasi-donasi, bantuan-bantuan apa yang mereka butuhkan seperti pakaian, makanan siap saji serta obat-obatan.
"Sumber-sumber bantuan banyak, khususnya dari masyarakat kota Pekanbaru yang cukup prihatin dengan bencana atau musibah ini. Dari perusahaan-perusahaan dan juga kita ikut memberikan bantuan berbentuk pakaian," sebutnya.
Pendirian Posko Peduli Bencana, kata Ibas, sesuai dengan instruksi Walikota Pekanbaru.
"Posko ini didirikan sudah hampir seminggu. Selanjutnya kita masih menunggu instruksi dari pak Walikota. Posko kita bersama BPBD tetap masih berdiri standby 24 jam di sebelah kantor Gubernur jalan Cut Nya' Dien," katanya.
Sambungnya, bentuk bantuan yang ada dari data update kita yakni pakaian makanan siap saji, bantuan obat-obatan.
"Kami juga harapkan kepada masyarakat yang ingin membantu selain pakaian, juga bisa membantu obat-obatan," harapnya.
Mengenai pemberangkatan logistik bantuan ke Palu dan Donggala, Ibas mengakui telah berkoordinasi dengan AURI.
"Informasi yang kami peroleh dari pimpinan, kita sudah koordinasi dengan pihak AURI. Menurut informasi mereka terakhir akan memberangkatkan relawan dari Kota Pekanbaru. Dari Damkar mungkin ikut juga, dari rekan-rekan wartawan mungkin juga mau ikut nanti coba kita koordinasikan," jelasnya sembari menambahkan, barang-barang bantuan yang akan kita salurkan nantinya naik pesawat hercules, nanti kita coba koordinasikan dengan Danlanud. Begitu juga pemberangkatan relawan.
"Untuk tempat bagaimana teknis keberangkatan dan lokasi disana, sudah ada satgasnya yang memimpin disana. Kita koordinasi dari sini dengan pihak AURI. Sampai disana, barang-barang di tempatkan terlebih dulu, belum dibagikan. Dan kita koordinasi dengan satgas disana untuk pembagian logistiknya," pungkasnya.(fat)