Gempa Susulan Lombok, Satu Orang Meninggal Dunia

photo author
Administrator, Riau Satu
- Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:38 WIB

LOMBOK,RIAUSATU.COM-Gempa susulan dengan kekuatan 6,5 SR yang mengguncang Lombok pada Minggu (19/8/2018) pukul 11.06 WIB telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan.

Pusat gempa berada di darat sehingga menimbulkan guncangan keras di Lombok Timur yang paling dekat pusat gempa.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, berdasarkan data sementara yang dapat dihimpun sampai dengan pukul 21.00 WITA diantaranya 1 orang meninggal dunia akibat kaget saat guncangan keras kemudian meninggal dunia. Korban atas nama Hj Ruspiadin warga Dusun Lebak Lauk Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Kemungkinan korban meninggal akibat serangan jantung karena kaget merasakan guncangan gempa yang keras. Korban juga trauma dengan gempa.

"Satu orang mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng rumah atas nama Putradi (16 tahun, Islam, Pelajar SMKN 1 Selong, alamat Dusun Karang Anyar Tengak Desa Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur). Kerusakan rumah yakni 97 unit rusak berat (RB) dan 35 unit rusak ringan (RR). Kerusakan kantor dan beberapa masjid seperti Masjid Al-Khairat Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat mengalami rusak pada sebagian atap masjid dan keramik yang menempel di tembok dekat mimbar jatuh/rontok," urai Sutopo kepada wartawan, Minggu malam (19/8/2018) melalui pesan Whatsapp.

Sambung Sutopo, tanah longsor di sekitar Gunung Rinjani yaitu Gunung Pegansingan dan Gunung Anak Dara (sebelah timur Gunung Rinjani), longsor kedua gunung tersebut mengarah ke wilayah dusun Madaen Desa Sembelia Kecamatan Sembelia.

Sebaran kerusakan perumahan masyarakat sebagai berikut:


- Kecamatan Pringgabaya:

1) Desa Labuhan Lombok
RB = 4 Unit
RR = 5 Unit

2) Desa Gunung Malang
RB = Nihil
RR = 6 Unit

B. Kecamatan Masbagik:

1) Desa Masbagik Selatan
RB : 1 Unit
RR : 13 Unit
 
2) Desa Masbagik Utara
RB : -
RR : 2 Unit

3) Desa Masbagik Utara Baru
RB : -
RR : 4 Unit

4) Desa Danger
RB : 4 Unit
RR : 15 Unit
 
Kecamatan Sambelia:

1) Desa Madaen
RB = 20 Unit
RR = 35 Unit

2) Desa Obel Obel
RB = 15 unit
RR = 30 Unit

3) Desa Belanting
RB = 15 Unit
RR = 43 unit

4) Desa DARAKUNCI
RB = 10 Unit
RR = 46 unit

5) Desa Sugihan
RB = 97 unit
RR = 86 unit

6) Desa Dadap
RB.= 16 unit
RR = 56 unit

7) Desa Bagek Manis
RB= Nihil
RR = 5 unit

D. Kecamatan Selong

1) Kantor Ramil 1615-01/Selong. (RR)

2) Kantor Posramil 1615-01/Suralaga.

3) Desa Sukarteja.
RR = 3 Unit.
RB = 1 Unit

E. Kecamatan Labuhan Haji Desa Kertasari

1) Dusun Kertasari
RR = 3 Unit
RB=Nihil.

2) Dusun Dasan Sawe
RR = 1 Unit.
RB = Nihil.

F. Kecamatan Sembalun

1) Kantor Koramil 1615-10/Sembalun( RR )

2) Rumdis Sertu Budi Saprowi (RS)

G. Kecamatan Aikmel Desa Bebidas

1) Dusun Tanak Butian.
RR = Nihil
RB = 5 Unit.

2) Dusun Jurang Kuak.
RR = Nihil
RB = 6 Unit.

3) Dusun Latan Pucat.
RR = Nihil.
RB = 2 Unit

Ditambahkan Sutopo, pendataan masih terus dilakukan.

"Personel dari Babinsa TNI, Polri, BPBD, SKPD, relawan dan lainnya masih melakukan pendataan distribusi bantuan di Lombok Timur. Kondisi masyarakat sudah normal. Sebagian berada di pengungsian dan sebagian di rumah yang kondisinya tidak mengalami kerusakan," pungkasnya.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X