PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Nenek Raima, hidup di rumah papan yang berstatus sewa di jalan Gelatik, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Nenek Raima yang berusia 78 tahun itu masih gigih mencari nafkah dengan mencari barang bekas.
Saat dikunjungi Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, Jumat siang (23/3/2018), nenek Raima sempat terpana melihat kehadiran Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru yang mengunjunginya.
Kepada wartawan, nenek Raima menceritakan bahwa ia mencari barang bekas ini untuk kehidupannya sehari-hari.
"Sehari kadang ada 1 kilogram, harganya Rp 2000 per kilogram," kata Nenek Raima.
Uang yang didapatnya sehari-hari itu dikumpulkan nenek Raima untuk biaya hidup anak dan cucunya serta membayar uang sewa rumah Rp 300 ribu per bulannya.
Mendapat rezeki dari Tim Jumat Barokah serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau, nenek Raima pun mengucapkan terima kasih.
"Ya terharu nenek dapat rezeki. Nenek ucapkan terima kasih," ucap Nenek Raima.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK menjelaskan, Program Jumat Barokah merupakan kegiatan sosial masyarakat yang mulia.
Selain itu, sambung AKBP Edy, Program Jumat Barokah adalah suatu Gerakan Moral yang tulus dari hati setiap Insan Polri di Polresta Pekanbaru dengan mengoptimalisasikan Program Kapolri yaitu tentang Reformasi Kultural di Polresta Pekanbaru.
"Bentuk kegiatan Jumat Barokah ini bersifat sosial yang dilakukan oleh Polisi sebagai Pelayan dan Pengayom masyarakat untuk membantu secara langsung masyarakat yang kekurangan di wilayah Pekanbaru. Sumber kegiatan sosial ini yaitu hasil dari sumbangan sukarela anggota polisi tiap Senin dan Jumat, seribu atau lima ribu rupiah melalui kotak amal, uangnya dibelikan sembako dan diantar langsung kepada masyarakat yang kurang mampu, berdasarkan masukan saran dari para Bhabinkamtibmas kita bersama Tim Survey dari perempuan LIRA," urai AKBP Edy.
Kapolresta Pekanbaru Kombespol Susanto SIK SH MH menambahkan kegiatan Jumat Barokah ini didukung oleh MUI, FPI, PWI dan DPRD serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Adapun kegiatan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru bertujuan Menunjukkan ketulusan Hati dan Membiasakan Personel Polri terbiasa bersedekah, Lebih mendekatkan Polisi dengan masyarakat, berikan pesan kamtibmas dan sembari membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan tidak memandang suku dan agama, Polri berusaha terus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di wilayahnya dengan memberikan bantuan secara langsung, Mengajak peran serta aktif masyarakat dan orang yang mampu lainnya untuk bersama-sama membantu masyarakat dengan turun langsung ke masyarakat, Menghilangkan kesan polisi itu angkuh, sombong jadi polisi humanis sehingga masyarakat merasa bagian dari mitra polisi dalam kamtibmas, Membangun rasa kebersamaan dalam Polri maupun masyarakat sipil karena dalam kegiatan Jumat Barokah ini berprinsip gotong-royong.
"Semoga kegiatan sosial program Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ini dapat mengetuk hati kita semua. Gerakan semangat rajin bersedekah dan membantu sesama hamba Allah SWT serta masyarakat kurang mampu lainnya di sekitar kita," harap Kapolresta Pekanbaru.
Turut hadir Kanit Binmas Polsek Bukitraya, Bhabinkamtibmas Tangkerang Tengah, FKPM, Ketua RT, Tokoh Masyarakat, IDI Riau, Perempuan LIRA Pekanbaru, Provos Polresta Pekanbaru serta Tim Jumat Barokah dan masyarakat sekitar.(fat)