PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Masih banyaknya warga miskin yang ada di Riau khususnya di kota Pekanbaru menjadi perhatian bagi Polresta Pekanbaru dan jajarannya untuk membantu.
Bentuk keseriusan Polresta Pekanbaru itu sendiri terlihat nyata programnya yang dinamakan Jumat Barokah, dimana tim Jumat Barokah langsung turun ditengah-tengah masyarakat miskin dan langsung memberikan bantuan dengan lokasi yang berbeda setiap minggunya.
Beberapa waktu lalu di ruang kerjanya, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK kepada riausatu.com menyebutkan bahwa membantu warga miskin itu merupakan bentuk rasa kepedulian sesama.
"Didalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 24 ayat (1) sudah dijelaskan bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Nah, kita sebagai salah satu aparat negara itu merasa peduli akan hal itu dalam arti kata membantu warga miskin yang membutuhkan," sebut AKBP Edy.
Selain itu, sambung AKBP Edy, program Jumat Barokah yang setiap Jumatnya dilakukan Polresta tersebut bertujuan menumbuhkembangkan semangat kepedulian Polri sebagai sosok pelayan masyarakat terhadap sesama hamba Allah.
Jadi, kata AKBP Edy, program Jumat Barokah ini ditaja setiap Jumat dengan pola mengumpulkan sumbangan setiap anggota Polri yang berkenan untuk mendukung program ini.
"Dan kita belikan sembako untuk meringankan beban saudara-saudara kita dan sekaligus menyisihkan rezeki itu berupa uang untuk membantu saudara-saudara kita. Dan program ini juga bertujuan untuk mendekatkan diri Polisi kepada masyarakat sebagai sosok Pelayan, dengan harapan lebih mencintai, lebih mengedepankan aspek Pelayanan dan Pengayoman kepada masyarakat. Dan tentunya dengan pola bekerja sambil beribadah, bekerja sambil beramal dengan harapannya, Polisi atau kita semua menjadi orang-orang yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri bagi masyarakat sekitar dan bagi institusi Polri juga dengan harapan apa yang kami lakukan ini juga bisa menggerakkan hati sesama hamba Allah yang lain yang mungkin memiliki rezeki yang lebih baik dan cukup, bisa melihat warga sekitar, lebih bisa membantu sesama tetangga," urai AKBP Edy.
Karena hidup ini perlu kebersamaan, imbuh AKBP Edy, perlu bantuan dari kita semua.
"Dan tentunya, apa yang kita harapkan ini juga diajarkan oleh agama Islam untuk saling berbagi. Dan ini juga program promoternya bapak Kapolri yaitu membangun kesadaran masyarakat tentang Kamtibmas. Kita juga sekaligus memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat. Dan selanjutnya juga program Promoter bapak Kapolri yaitu meningkatkan reformasi internal Polri. Artinya, Polisi diajarkan kembali kepeduliannya terhadap masyarakat yaitu berbagi. Mudah-mudahan program ini bisa terus kita lakukan secara konsisten dan membawa manfaat tentunya bagi seluruh masyarakat dan kita semua," jelas AKBP Edy sembari mengatakan kita memiliki pola dari laporan masyarakat dimana banyak masyarakat yang perlu dibantu.
"Kita bertahap melakukan kunjungan ke rumah warga yang membutuhkan bantuan. Dan kita juga mengunjungi panti-panti asuhan serta menyambangi teman-teman kita yang sedang menyapu jalan, tukang parkir. Dan itu semua juga kita berikan bantuan," pungkas AKBP Edy.(fat)