Kemen LHK Ingatkan Kesiagaan Antisipasi Karhutla

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Selasa, 5 Juli 2016 | 12:44 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Memasuki musim pancaroba, Indonesia kembali perlu bersiap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi pada Minggu (3/7/2016), sudah terjadi karhutla di Kabupatan Kampar.

Pemadaman dilakukan bersama TNI dan tim Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Kabar terkini menyatakan bahwa api telah berhasil di padamkan.

Mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan ini, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan sudah mengingatkan kepada gubernur, pemerintah daerah, perusahaan-perusahaan, serta UPT Kementerian LHK untuk waspada terhadap karhutla, dari akhir Juni lalu.

Wilayah Sumatera, khususnya Provinsi Riau hingga Sumatera Selatan, terus melakukan pemantauan melalui satelit menggunakan NOAA 18 dan 19. Informasi data satelit hotspot NOAA 18 dan 19 yang datanya masih belum jelas, sudah dikomunikasikan kembali ke pusat data ASMC di Singapura. Indonesia juga telah membangun alat monitor hotspot sebagai kontrol, hasil kerja bersama antara KLHK, BMKG, dan LAPAN.

Pada masa libur lebaran ini, tim Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, tetap disiagakan di daerah-daerah operasi yang rawan karhutla. Para pejabat eselon 1 dan 2 di jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga tetap disiagakan untuk memonitor operasional kerja setiap hari secara bergiliran.

Kebakaran yang terjadi di beberapa tempat di Riau dan Sumatera Selatan, di indikasikan dilakukan oleh oknum yang sengaja melakukan pembakaran. Di daerah Rokan Hilir, Riau, pelaku karhutla ini sempat terlihat, dan saat ini sedang dilakukan pengejaran oleh aparat setempat. Selain itu pelaku karhutla di Bayung Lencir, Sumatera Selatan, dilaporkan sudah diperiksa Polsek setempat, sementara titik api diupayakan terus untuk dipadamkan.

Beberapa kebakaran yang berhasil dipadamkan adalah kebakaran yang terjadi di Desa Pantai Cermin, Tapung, Kampar, di lahan seluas 40 hektar, dan terjadi sejak empat hari lalu, yang dipadamkan tim Manggala Agni, Koramil Tapung dan Kodim Kampar. Beberapa kawasan yang masih diperhatikan adalah kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Teso Nilo, dimana satgas karhutla melakukan pemadaman dengan menggunakan water bombing dan patrol menggunakan helicopter.

''Semua laporan ini, terus saya ikuti perkembangannya. Termasuk di wilayah Kalimantan Selatan, juga dilakukan patroli rutin. Setiap hari saya memonitor kegiatan patroli terpadu Satgas karhutla di semua daerah,'' kata Siti Nurbaya, sebagaimana dilansir inilah.com.

Pada kesempatan ini, Siti Nurbaya menyampaikan, ''Semoga kesibukan lebaran tidak membuat kita lengah. Saya ucapkan terima kasih pada para Komandan, pejabat dan petugas di lapangan, dan semoga ancaman karhutla bisa kita atasi bersama''. (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X