Selain Peserta, APRIL Group Juga Sponsor Pameran IndoGreen Environment and Forestry 2016

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 26 Mei 2016 | 17:44 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Selain menjadi peserta dalam pameran IndoGreen Environment and Forestry ke 8 Tahun 2016 yang ditaja oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut, APRIL Group juga merupakan salah satu perusahaan sponsor acara pameran tersebut.

Hal tersebut didasari atas Komitmen Perusahaan dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan, APRIL Group terus berkomitmen mendorong perkembangan yang berkelanjutan di segala lini dalam rangka mengimplementaikan praktik-praktik  terbaik di bidang sosial, lingkungan, dan perekonomian yang dipandu dalam filosofi bisnis yng harus dilaksanakan: 4C (Good For Communty, Good For Country, Good for Climate, Good for Company).

Menurut Presiden Direktur PT.RAPP yang juga Managing Directur APRIL I ndonesia, Tony Wenas, selama ini APRIL Group menerapkan pendekatan ring plantation dalam penanaman perkebunannya yang bekerja sebagai zona penyanggah/buffer zone yang mengeliling dan melindungi wilayah hutan konservasi.

''Saat ini, APRIL Group terus berkomitmen dalam mendorong perkembangan yang berkelanjutan di segala lini dalam rangka mengimplementaikan praktik-praktik  terbaik di bidang sosial, lingkungan, dan perekonomian yang dipandu dalam filosofi bisnis yang harus dilaksanakan yakni 4C yaitu Good For Communty, Good For Country, Good for Climate, Good for Company,'' ujarnya.

Karena itu, sambungnya, pihaknya begitu apresiasi dengan adanya pameran IndoGreen yang ditaja oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini. Pasalnya, lewat pameran ini, PT RAPP yang merupakan bagian dari APRIL Group dapat terus menunjukkan komitmennya dalam hal pengelolaan hutan lestari.

''Di dalam pameran ini, masyarakat dapat melihat kebijakan, program, dan progresnya setiap lembaga dan perusahaan dalam memajukan pengelolaan hutan lestari,'' tandasnya.

Khusus untuk PT RAPP sendiri, lanjutnya, pihaknya juga memiliki program Desa Bebas Api yang saat ini sudah memasuki tahun ketiga. Dimana di tahun ketiga ini, ada 20 desa yang dilibatkan, bertambah dibanding tahun dua tahun sebelumnya.

''Ya, jika tahun pertama program ini dimulai kita hanya melibatkan 4 desa saja, kemudian tahun berikutnya yakni tahun 2015 bertambah menjadi sembilan (9) desa, tapi di tahun 2016 ini, PT RAPP melibatkan 20 desa yang berada di sepanjang Sungai Kampar,'' ujarnya.

Dikatakannya, Program Desa Bebas Api ini adalah merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia khususnya di Riau. Sementara untuk pengelolaan hutan lestari, pihaknya terus berkomitmen mendorong perkembangan yang berkelanjutan di segala lini dalam rangka mengimplementasikan praktik-praktik terbaik di bidang sosial, lingkungan, dan perekonomian. (sam)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X