Inilah Kisah Pelarian Caca Gurning, Tersangka Otak Penabrak Anggota Kostrad

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 5 Mei 2016 | 16:01 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Zuaxsa alias Caca Gurning, otak pelaku penabrak anggota Kostrad, almarhum Kopda Dadi Santoso yang diringkus tim Sat Reskrim Polresta Pekanbaru di Jalan Imam Munandar/Harapan Raya, Rabu (04/05/16) tadi ternyata memiliki pelarian panjang selama menjadi buronan polisi.

Anak kandung dari mendiang Halomoan Gurning tersebut bahkan sempat melarikan diri sampai ke Pulau Jawa.

''Tersangka sempat lari ke Pulau Jawa. Tapi dua bulan terakhir, tersangka kembali pulang ke sini (Pekanbaru). Begitu mendapat kabar tersangka sudah di Pekanbaru, kita selanjutnya melakukan pengintaian hingga akhirnya hari ini tersangka berhasil kita tangkap,'' kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi Bimo Ariyanto ketika berbincang dengan riauterkini.com di RS Bhayangkara Polda Riau.

Bimo menambahkan, selain meringkus tersangka Caca Gurning, pihaknya juga mengamankan seorang rekan tersangka yang ikut berada di sebuah rumah yang menjadi lokasi penangkapan di Jalan Imam Munandar/Harapan Raya. Selain itu, ada pula barang bukti sebuah bong atau alat hisap sabu serta beberapa paket kecil daun ganja kering.

''Di TKP itupula, tersangka mencoba melawan saat hendak kita tangkap. Jadi terpaksa kita tembak kaki kirinya. Tersangka ini merupakan otak pelaku peristiwa tewasnya anggota Kostrad TNI AD, Kopda Dadi Santoso di Purna MTQ Pekanbaru, 26 Oktober 2015 silam,'' tutupnya. (dri)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X