Ayah Angelika Butuh Kepastian Soal Penemuan Kerangka Manusia di Lintas Timur KM 15

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Rabu, 4 Mei 2016 | 16:33 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Sejak ditemukannya kerangka manusia yang disebut-sebut milik seorang bocah perempuan bernama Angelika di Jalan lintas timur KM 15, Desa Baru kecamatan Siak Hulu pada 23 Maret 2015 lalu, sampai kini Polda Riau belum memastikan, apakah benar tulang belulang itu milik sang bocah umur 11 tahun tersebut.

Sampai kini, Polda Riau masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan tim dokter kepolisian di Mabes Polri. Sementara untuk mendalami kematian Angelika, diklaim juga masih berjalan hingga hari ini. Kematian sang bocah perempuan itu sempat jadi perhatian sejumlah pihak, termasuk pemerhati anak, Seto Mulyadi alias Kak Seto.

Tapi setelah hampir dua bulan berjalan, kepastian yang ditunggu-tunggu pihak keluarga tak kunjung terwujud. Bahkan keluarga Angelika mengatakan tak tahu sama sekali apa perkembangan kasusnya. ''Setelah kemarin (diambil alih Polda Riau, red), kita keluarga belum dapat koordinasi dari polisi, sampai sekarang,'' ungkap ayah korban, Salomo Pardede.

Kepada GoRiau.com Salomo menceritakan, dirinya sampai sekarang masih menyimpan seribu rasa penasaran dan bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya. Tanpa mengesampingkan fakta di lapangan, dia masih yakin benar kalau anak perempuannya masih hidup. ''Kalau feeling bukan anak saya. Itu sebabnya saya butuh kepastian dari polisi agar bisa meyakinkan,'' jawabnya, sebagaimana dilansir GoRiau.com.

Walau saat ditemukan waktu itu, terdapat beberapa kecocokan, antara lain pakaian, sendal, celana, kacamata yang punya kemiripan dengan yang dipakai Angelika saat hilang. ''Tapi kok baru hilang dua minggu tulang kerangka anak saya sudah menguning dan hancur. Saya masih yakin itu bukan dia (Angelika, red),'' sebutnya.

Ia berharap Polda Riau bisa segera menuntaskan kasus ini. Bila benar tulang belulang itu milik Angelika, Salomo ingin agar aparat bisa mengungkapkan penyebab kematian anaknya. ''Kami butuh kepastian, kalau pun benar anak kami, kami bisa menziarahi makamnya sepenuh hati. Kalau sekarang masih mengganjal. Kalau memang ada fakta medisnya kami tak akan ragu lagi,'' kata Salomo. (dri)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X