Rombongan IPDN Jatinangor Tinjau Lokasi Pemindahan IPDN Riau di Kampar

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 3 Agustus 2015 | 12:43 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Menindaklanjuti rencana pemindahan kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Riau dari Rokan Hilir, rombongan Kampus IPDN Jatinangor dan IPDN Jakarta meninjau langsung lokasi pemindahan kampus sementara ke Kabupaten Kampar atau ke Kota Pekanbaru.

Pembantu Rektor I IPDN Prof Wirman Safri yang bertindak sebagai ketua rombongan meninjau lokasi permanen yang disiapkan Kampar di Kecamatan Tambang dan lokasi sementara kampus IPDN Riau di Ex Kantor Bupati Kampar, Ahad (2/8). Turut hadir juga Guru Besar IPDN Prof Nyoman, Guru besar IPDN Prof Ilham, Kepala Biro I perencanaan dan keuangan IPDN Arief, Direktur IPDN Riau Rizka Utama dan rombongan lainnya.

Wirman mengatakan, dia dan rombongan ditugaskan melakukan peninjauan dalam rangka pemindahan kampus IPDN Riau dari Rokan Hilir ke Kampar atau Ke Pekanbaru. Awal penugasan ini bermula dari petunjuk Menteri Dalam Negeri dari hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pendidikan kurang lebih selama 4 tahun. “Setelah dilakukan evaluasi selama 4 tahun, terdapat beberapa kendala, terutama terkait dengan kendala informasi dan tekhnologi, HP tidak berfungsi dengan baik, listrik tidak berfungsi dengan baik, sangat keterbatasan air, akses untuk memperoleh pelajaran dari internet juga sulit, inilah kondisi defactonya,”katanya.

Akses pencapaian paling tidak dari Pekanbaru ke Rokan Hilir 6-7 jam. Jauhnya lokasi tersebut membuat aspek pengawasannya sangat terbatas. ''Bukan tidak mau mengawasi, tapi memang kondisi dengan jumlah pegawai yang ada di sana, itulah beberapa hal  yang kami evaluasi selama 4 tahun ini,'' ucapnya, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.

Setelah dilakukan peninjauan ini, Wirman dan romboongan akan melaporkan langsung ke Mendagri. ''Seandainya nanti kalau yang dipilih Kampar, kami berharap jangan sampai pula kendalanya sama dengan yang di Rokan Hilir,'' tambah Wirman.

Sementara itu Bupati Kampar yang diwakili Asisten Pemerintahan Ahmad Yuzar sangat menyambut baik kedatangan rombongan ini. ''Kami sebagai pihak yang menginginkan, sudah menyediakan tempat Ex Kantor Bupati dulu yang sekarang sebagai Sekolah Unggulan Terpadu (SUT),'' jelasnya.

Ahmad Yuzar menegaskan bahwa untuk meyakinkan niat dan maksud tersebut, apapun nantinya kekurangan yang ada di Ex Kantor Bupati, Pemkab  pada prinsipnya siap.

Ahmad Yuzar juga menambahkan, sebelumnya lokasi kampus IPDN tersebut sudah lama digadang-gadangkan akan dibangun di Kabupaten Kampar, akan tetapi kampus IPDN akhirnya ditempatkan di Rokan Hilir. Kabupaten Kampar  lebih strategis lokasinya dan tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Provinsi Riau. ''Kami dari pihak Kampar sendiri telah menyediakan lahan seluas kurang lebih 200 Hektare yang nantinya sebagai lokasi berdirinya kampus IPDN tersebut,'' pungkasnya. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X