peristiwa

Ratusan Buruh akan Duduki Gedung DPRD Riau Hingga Harga BBM Turun

Selasa, 6 September 2022 | 18:28 WIB
Massa aksi buruh menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di DPRD Riau (riausatu.com)

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Massa Aksi dari Partai Buruh, melakukan aksi unjuk rasa salah satu tuntutannya terkait kenaikan harga BBM bersubsidi, bertempat di depan gedung DPRD Riau, Selasa siang, (6/9/2022).

Ketua Partai Buruh Exco Riau, Erick Suryadi dalam orasinya menyampaikan rasa kecewanya terhadap anggota dewan.

"65 orang anggota dewan, hanya 1 yang hadir. Kemana yang lainnya?," tanya Erick.

Disampaikan Erick, perwakilan kita diutus menghadap dewan terhormat yaitu yang hadir hanya Pak Mardianto dari komisi 1.

"Artinya, jumlah dewan di DPRD Riau itu ada 65 orang yang hadir, tapi tadi hanya 1 orang. Namun kita berusaha meminta pertanggungjawaban dari anggota dewan yang 64 orang itu selama 2 kali 24 jam untuk menyatakan sikap bersama dengan kita untuk bersama-sama menolak BBM. Mudah-mudahan dalam waktu 2 kali 24 jam ada jawabannya.Kita ada buktinya telah diterima oleh pak Mardianto. Dan kita juga ingin tahu, anggota dewan yang lain itu memihak ke rakyat atau tidak," bebernya.

Sementara itu, Penasehat Exco PT buruh Pelalawan, H Hamdani menegaskan, massa buruh akan menduduki gedung DPRD pada 13 September mendatang.

"Dan kami akan menunggu instruksi dari pusat. Kami nantinya akan bawa massa lebih banyak sekitar 500-an dan juga akan berencana tidak akan pulang sebelum harga BBM bersubsidi itu turun," tegasnya.

Adapun tuntutan massa aksi buruh yakni Menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, menolak Omnibus Law, Naikkan upah buruh tahun 2023 sebesar 13 persen, Implementasi SE Gubernur Riau tentang kewajiban perusahaan melaksanakan skala upah bagi pekerja atau buruh.(ift)

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB