peristiwa

Puluhan Hektare Kebun Warga Dua Desa ini Terendam Air

Rabu, 11 Desember 2019 | 17:28 WIB

SIAKHULU,RIAUSATU.COM-Intensitas hujan yang cukup tinggi, membuat dua desa di Kabupaten Kampar ini yakni Desa Lubuk Siam dan Desa Tanjung Balam mulai terendam air.

Pantauan riausatu.com, Rabu sore (11/12/2019) di lokasi, air sungai Teratak Buluh sudah mulai memasuki beberapa pekarangan rumah warga.

Selain itu, tampak perkebunan warga sudah terendam air.

Kades Lubuk Siam, Amri Jono SPd kepada riausatu.com mengatakan, hingga saat ini sudah ada pekarangan rumah warga yang terendam air.

"Kebun warga yang terendam air saat ini seluas 20 hektare," ujar Amri.

Tahun 2018 lalu, katanya, hampir merata rumah warga terendam banjir.

"Di desa kami memiliki 636 KK," sebutnya.

Amri pun mengimbau kepada warga untuk waspada banjir.

Sementara itu, Kades Tanjung Balam, Sibus, mengatakan, seluas 19 hektare perkebunan warga saat ini sudah terendam air.

"Total penduduk yang ada di Desa Tanjung Balam sebanyak 259 KK," ujarnya.

Dikatakannya, malam ini dipastikan air Sungai Teratak Buluh akan terus naik hingga ke rumah warga.

"Tahun 2018 lalu, banjir merata di tempat kami. Rumah warga terendam banjir, sekolah SD, MDA, tempat ibadah terendam. Ketinggian air itu rata-rata mencapai 2 meter," terangnya.

Sibus mengimbau kepada warga untuk tetap waspada terhadap banjir.

"Akses jalan pintas menuju ibukota kecamatan Siakhulu desa Lubuk Siam dan Tanjung Balam lumpuh total dengan ketinggian air saat ini lebih kurang 70 sentimeter," jelasnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Bripka Azani yang turun langsung melakukan pengecekan banjir di lokasi juga melakukan imbauan ke warga.

"Kami mengimbau kepada warga desa Lubuk Siam dan Desa Tanjung Balam untuk tidak melakukan aktivitas di pinggir sungai," imbaunya.

Selain itu, kepada warga, Bripka Azani juga mengimbau menjaga anak-anaknya untuk tidak bermain di pinggir sungai.(fat)

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB