peristiwa

Tiga Hari Terlantar di Pekanbaru, Ibu ini Mengadu ke Wartawan

Rabu, 9 Oktober 2019 | 14:11 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Seorang perempuan bernama Laila Boru Panjaitan (44), Rabu siang (9/10/2019) mengadu ke wartawan di PWI Pekanbaru tepatnya di kantin PWI, jalan Sumatera, Pekanbaru.

Kedatangan Laila ini diantar pengemudi Gojek bernama Hengki ke kantor PWI Pekanbaru.

Hengki menerangkan, ibu Laila ini dijumpai di Masjid jalan Sumatera dan diantar ke kantor PWI Pekanbaru.

Dari Medan, pengakuan Laila, ingin melihat anaknya di Ambon.

"Saya naik bus Makmur dari Medan. Tiba di rumah makan pemberhentian bus Makmur, ketika selesai shalat Maghrib baru sadar ketika mau makan dompet ibu hilang," akui Laila kepada wartawan.

Masih dikatakan Laila, dompet yang hilang itu berisi uang Rp1,5 juta dan Handphone serta KTP.

"Saya tiba di Pekanbaru hari Minggu 6 Oktober 2019. Rencananya mau ke Ambon. Dari Pekanbaru ke Jakarta lalu ke Surabaya terus naik kapal laut ke Ambon mau jumpa anak ibu," bebernya.

Setiba di loket bus Makmur Pekanbaru, kata Laila, pihak bus Makmur menyarankan melapor ke polisi.

"Ibu ke kantor polisi dan disarankan ke Dinas Sosial. Dari Dinas Sosial, ibu dioper ke Baznas. Jadi ibu bingung mau pulang tidak ada ongkos, padahal ibu ingin minta bantuan Baznas," ungkap Laila dengan mimik wajah sedih.

Laila juga mengakui, selama tiga hari terlantar di Pekanbaru ini tidur di pinggir jalan dan tidak makan.

Beruntung, setibanya ibu Laila di kantin PWI Pekanbaru, langsung dibantu Hengki uang makan dan diajak makan oleh wartawan yang ada di kantin itu.(fat)

Terkini