peristiwa

Warga ini Tidak Kenal Bhabinkamtibmas

Jumat, 21 Juni 2019 | 13:31 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Bhayangkara Pembinaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) merupakan ujung tombak Polri dalam menciptakan Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat.

Bhabinkamtibmas itu di setiap kelurahan memiliki tugas seperti Door to Door System (DDS) atau Sambang Warga, Menyelesaikan suatu permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat yang dinamakan Problem Solving.

Selain itu juga, dalam pelaksanaan tugasnya, seorang Bhabinkamtibmas dibekali sebuah sepeda motor dinas, dimana kendaraan operasional itu dilakukan untuk melakukan patroli rutin wilayah tugasnya guna menciptakan Kamtibmas yang aman dan damai bagi masyarakat.

Namun sayang, pengakuan warga di Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai ini tidak mengenal sosok Bhabinkamtibmasnya.

Ibu Rami, dan ibu-ibu yang kebetulan disambangi riausatu.com pada Jumat (21/6/2019) di sebuah warung jalan Todak Ujung ini mengakui tidak mengenal sosok Bhabinkamtibmas di wilayahnya itu.

Mereka juga mengakui bahwa Bhabinkamtibmas tidak ada patroli di wilayahnya itu.

Ibu-ibu di lingkungan RT 04 RW 04 itupun saat ditanya siapa Kapolsek setempat, mengakui tidak mengetahui. Bahkan ada warga di Kelurahan Tangkerang Barat itu mengenal Hanafi sebagai Kapolsek.

"Yang kami tahu itu datang ada 1 orang bapak dari Polresta dan ibu yang gemuk bernama kak Ros datang ke rumah ibu Rami pakai mobil Polisi," sebut warga.

Untuk diketahui, Ibu Rami yang akan dikunjungi Tim Jumat Barokah hari ini mengakui sudah 20 tahun tinggal di rumahnya itu dengan pekerjaan mencari barang bekas pada pagi hari dari rumah sampai lapangan futsal.

"Kata dokter, tidak boleh jalan jauh. Saya sakit pengapuran dan syaraf terjepit," akui ibu Rami janda beranak 1 ini.

Ia juga mengakui memiliki anak 1 orang laki-laki, dimana anak itu sudah beristeri dan tinggal di Jalan Delima dengan pekerjaan jualan kacamata di Pasar Tangor.

"Ada sekali-kali anak lihat saya," sebut wanita asal Pariaman ini yang kondisinya mampu melihat, mendengar dan mengingat serta berbicara normal.

Sementara itu, Dirbinmas Polda Riau melalui Wadir Binmas AKBP H Imam Saputra SIK menyebutkan, jika polisi ingin dekat dengan masyarakat, kuncinya polisinya harus mau bersilaturrahim ke masyarakat.

Menurut AKBP Imam, silaturrahim ini intinya kita saling mengenal, saling berkomunikasi dan saling bekerjasama dengan stakeholder yang ada.(fat)

Terkini