peristiwa

Tim Supervisi Ditbinmas Polda Riau Turun ke Desa Tanah Merah

Minggu, 16 Juni 2019 | 07:24 WIB

SIAKHULU,RIAUSATU.COM-Tim Supervisi Ditbinmas Polda Riau yang dipimpin Wadir Binmas AKBP H Imam Saputra SIK, Sabtu malam (15/6/2019) turun langsung ke Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

"Berkaitan HUT Bhayangkara ke-73, saya sebagai Ketua Lomba Siskamling dan Bhabinkamtibmas Kapolri Cup 2019 untuk Polda Riau, melakukan penilaian di lokasi ini," ujar Wadir Binmas Polda Riau AKBP H Imam Saputra SIK kepada riausatu.com saat di lokasi.

AKBP Imam menilai, Desa Tanah Merah sebagai salah satu nominasi masuk kategori layak.

"Kita melakukan langkah-langkah supervisi terhadap pengembangan pemolisian masyarakat yang memang Polda Riau sekarang ini sudah menjadi Polda Pilot Project dalam rangka mandiri Polmas dan itu harus kita kembangkan bukan hanya satu daerah misalnya kemarin kita sudah sukses di Polresta Pekanbaru, tapi kita juga mengharap kepada Polres-polres yang lain, salah satu yang menonjol ya Polres Kampar," kata Wadir Binmas Polda Riau.

Sambungnya, karena ini juga terkait dukungan dari seluruh Forkopimda, baik dari Kapolres, Bupati beserta jajarannya termasuk juga dari Dandim dan juga dukungan luar biasa dari masyarakat yang bagian dari stakeholder bahwa dalam rangka pemolisian masyarakat yang lebih menekankan upaya-upaya penyelesaian masalah-masalah sosial yang ada dalam wilayahnya, ini perlu keterlibatan bukan hanya 3 pilar Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan Babinsa, tetapi juga keterlibatan dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh politik itu juga berperan penting untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah sosial yang ada di wilayah tersebut.

"Ini yang menjadi konsep kita. Mudah-mudahan adanya langkah-langkah preventif seperti ini, kita bisa menimalisir adanya gangguan Kamtibmas yang ada di wilayah Polda Riau," sebutnya.

Masih disebutkan Wadir Binmas, selain di wilayah Polres Kampar, ia beserta Tim juga telah melakukan keliling Polres-polres lain yang ada di Riau untuk melakukan hal yang sama.

"Dari masing-masing Polres itu menunjuk untuk Desa mana, Polsek mana untuk dilakukan penilaian Lomba Siskamling termasuk juga para Bhabinkamtibmas yang terbaik," urainya.

Untuk kriteria penilaian yang dilakukan untuk Siskamling, disampaikan AKBP Imam, didalamnya itu juga harus ada Pos Kamling dimana juga sebagai wadah warga untuk bertemu dan juga ronda bersama serta juga bisa dijadikan sebagai tempat penyelesaian masalah.

Selain itu, katanya lagi, juga ada kelengkapan dalam Pos Kamling seperti tongkat, sepeda motor, sepeda, senter, rompi dan ada juga petugas ronda memiliki kemampuan seperti patroli, kemampuan petugas ronda dalam menangkap pencuri. Dan itu juga merupakan kemampuan petugas ronda yang harus diperlihatkan, termasuk juga tertib administrasi seperti asal usul pos ronda itu dari mana apakah dari hibah dari Pemerintah atau dari masyarakat.

"Khusus di Desa Tanah Merah ini di Polsek Siak Hulu, keikutsertaan dari tokoh masyarakat sangat luar biasa. Dimana mereka membentuk yang namanya Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) for Te Ha (Teman Hati). Artinya, mereka sudah membuka wacana itu bahwa masyarakat juga memiliki kontrol sosial terhadap pelaksanaan tugas-tugas kepolisian dalam rangka memelihara Keamanan Ketertiban di wilayahnya," bebernya.

Selain itu, tutur AKBP Imam, Desa Tanah Merah juga memiliki suatu kelebihan, dimana masyarakatnya membangun suatu perkampungan yang dinamakan ATM yang Zero Accident, Zero Kejahatan.

"ATM itu singkatan dari Aman Tentram dan Madani. Dikatakan Madani itu karena disini di tanah Melayu tentu identik dengan hal-hal yang religius dan didalam itu terdapat heterogen mayoritas dimana mereka saling bertoleransi serta membuka hubungan sosial yang baik diantara mereka," jelas Imam.

Jadi, disampaikan orang nomor 2 di Ditbinmas Polda Riau itu, beberapa Polres bersaing menjadi terbaik mewakili Polda Riau untuk memperebutkan Piala Kapolri 2019.

"Dan nampaknya Desa Tanah Merah ini salah satu yang dikandidatkan, dinominasikan untuk menjadi perwakilan Polda Riau sambil nanti kita melihat dari Polres-polres yang lain kita akan bandingkan plus minusnya dan nanti akan kita umumkan," terangnya.

AKBP Imam berharap kepada para pemenang nantinya bisa menjadi sumber inspirasi bagi siapapun.

"Dalam suatu pembangunan itu yang utama adalah faktor keamanan. Kalau tidak aman suatu wilayah, maka pembangunan-pembangunan itu akan mengalami kekurangan atau kendala-kendala. Karena faktor keamanan itu faktor yang sangat menentukan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan tetap kondusif sehingga kualitas hidup masyarakat akan lebih baik, produktivitas masyarakat juga akan baik serta ketakutan akan kejahatan bisa dikurangi. Dan tentunya juga Bhabinkamtibmas harus melakukan langkah-langkah seperti melakukan silaturrahim kepada masyarakat yang dinamakan program Door to Door System (DDS)," urai AKBP Imam.

Menurut Imam, kegiatan DDS yang dulu itu dilakukan dengan orang-orang yang dikenal, tapi sekarang program pemolisian itu harus dilakukan Bhabinkamtibmas secara keseluruhan untuk bisa mengenal keseluruhan masyarakat yang ada di wilayah tugasnya masing-masing para Bhabinkamtibmas.

"Dengan perebutan piala Kapolri ini bisa menjadi modal bagi pemenang Bhabinkamtibmas untuk melanjutkan pendidikannya lebih tinggi menjadi seorang perwira," ungkapnya.

Dengan adanya lomba ini, AKBP Imam juga berharap bisa memicu para Bhabinkamtibmas untuk lebih giat dalam kegiatan pemolisian di tengah-tengah masyarakat serta memotivasi mereka untuk lebih bisa melayani masyarakat dengan baik yang tentunya dengan keikhlasan dan ketulusan kerja yang mereka lakukan untuk masyarakat.

Disinggung mengenai adanya masyarakat yang jika masih ada belum mengenal Bhabinkamtibmasnya di wilayahnya masing-masing, AKBP Imam menjawab, Polda Riau sebagai pembina teknis serta rekan-rekan dari para Kapolres, Kasat Binmas, para Kapolsek itu juga diberikan pengetahuan yang sama tentang Polmas.

"Sehingga mau tidak mau, ada kewajiban yang harus mereka lakukan setiap hari untuk melakukan langkah-langkah DDS serta Problem Solving," pungkasnya.

Turut hadir Kapolsek Siak Hulu AKP Zulkarnain beserta anggota, Danramil 06 Siak Hulu Kapten Arm Hadi Prayitno beserta anggotanya, Tokoh Masyarakat, Kades, Kadus V, Ketua RW dan Ketua RT, serta warga sekitar.(fat)

Terkini