PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Perayaan Imlek 2570/2019 yang diawali dengan kegiatan Bazar di jalan Karet, Kamis malam (24/1/2019), masyarakat Pekanbaru padati jalan Karet.
Dalam kegiatan awal rangkaian Imlek ini, Panitia Imlek Bersama melakukan penabuhan Tambur bersama-sama di atas panggung.
Ketua Panitia Imlek Bersama 2570/2019, Mariyana, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat kota Pekanbaru yang telah hadir menyaksikan Bazar dan kegiatan malam ini.
Selain itu juga, ia mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah hadir untuk memberikan keamanan di lokasi.
"Semoga kegiatan ini kita bisa bersama-sama dalam suasana kekeluargaan," harapnya.
Kepada awak media, Mariyana mengakui sangat gembira karena antusias warga Pekanbaru hadir menyaksikan kegiatan Bazar Imlek malam ini.
"Tujuan bazar ini, agar para UMKM bisa mempunyai keinginan lebih besar dan juga bisa menjadi bagian dari pariwisata kita di kota Pekanbaru khususnya," ujar Mariyana.
Dikatakannya lagi, untuk kegiatan bazar ini dimulai pada Kamis 24 Januari 2019 hingga Minggu 27 Januari 2019.
"Dan juga bazar ini kita selingi dengan kesenian budaya yang kita gabungkan bersama-sama. Untuk jumlah stand bazar yakni dari stand nasional ada 13 buah, stand UMKM 39 stand dan ada juga dari pedagang asongan. Dan untuk kuliner, kita tonjolkan kuliner lokal yakni Mie Sagu dan Kue Bakul," urai Mariyana sembari berharap semua datang untuk berbelanja dan tentunya bergembira dan berbahagia bersama menyambut tahun baru Imlek.
Tahun ini, dikatakan Mariyana, Panitia Imlek Bersama ini banyak program kegiatannya.
"Ada perlombaan menyanyi, dancing, fotografer, lomba kaligrafi, bahasa mandarin. Dan itu semua kita rangkumkan semua dalam satu bulan ini sampai dengan Cap Go Meh," kata Mariyana.
Mariyana menambahkan, pada 26 Januari 2019 nanti ada persembahan tarian-tarian dari berbagai etnis dan juga ada 38 Ormas.
"Pesta kembang api akan kita lakukan pada detik-detik Imlek dan Cap Go Meh pada 4 Februari 2019," terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Peng Suyoto menyebutkan kepada awak media bahwa sesuai tema Imlek tahun ini yakni Hidup Harmonis, Berkah Berlimpah, NKRI Damai, Rakyat Sejahtera.
Disampaikan Peng, selain kegiatan-kegiatan Bazar, juga ada kegiatan penggalangan dana bagi korban Tsunami di Selat Sunda.
"Malam ini juga kami menyediakan kotak galang dana dan juga nanti di Hotel Furaya pada Kamis 7 Februari 2019 juga kami adakan kembali kotak galang dana," sebut Peng.
Diakui Peng, penggalangan dana ini sudah kesekiankalinya dan telah dikirimkan bantuan untuk saudara-saudari kita yang tertimpa musibah.
"Paguyuban di luar Tionghoa juga hadir malam ini dan beberapa malam berikutnya kita mengundang seluruh rakyat kota Pekanbaru dari berbagai kalangan. Selain itu juga ada tampak tadi turis-turis mancanegara yang hadir, dengan harapan, kita bisa mendukung Pariwisata kota Pekanbaru dan juga di tahun baru ini bisa membawa kemakmuran bagi rakyat seluruh Indonesia," pungkasnya.(fat)