peristiwa

Minggu Depan, KI Riau Gelar Rembuk Transparansi Informasi se-Sumatera

Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:36 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Komisi Informasi Provinsi Riau menggagas pertemuan seluruh komisioner Komisi Informasi se-Sumatera. Kegiatan yang baru pertama kali diadakan di Riau sejak Komisi Informasi berdiri itu, direncanakan digelar tanggal 3 s/d 4 November 2017 di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Ketua KI Riau, Zufra Irwan, Kamis (26/10/2017), di Pekanbaru menyebutkan, secara keseluruhan persiapan kegiatan yang bertajuk "Rembuk KI se-Sumatera" ini sudah dimatangkan." Insya Allah, minimal para Ketua KI dan Wakil ketua se-Sumatera sudah menyatakan siap untuk hadir," kata Zufra.

Dijelaskan Zufra, selain akan dihadiri oleh Komisioner KI se-Sumatera, kegiatan ini nanti juga secara khusus menghadirkan utusan dari wilayah Sumatera dari LSM, NGO, yang bergerak dan peduli terhadap SDA, lingkungan, dan yang fokus terhadap pengelolaan anggaran Badan Publik.

Dikatakan Zufra, pertemuan regional KI se-Sumatera ini digagas sebagai salah satu bentuk tugas dan tanggungjawabnya dalam mendorong terwujudnya transparansi informasi Badan Publik terhadap bidang tugas yang diemban.

"Nah, dalam rembuk komisioner KI nanti, kita akan fokus membahas dan menyikapi masalah aktual yang menjadi problema di wilayah Sumatera, yaitu pengolaan SDA, soal lingkungan, kehutanan dan perkebunan, khususnya soal tranparansinya. Kita inginkan masalah ini harus benar-benar ada transparansi informasi terhadap masyarakat. Bayangkan, soal HGU saja menjadi hal yang dirahasikan oleh dinas terkait. Nnggak ada itu, soal ini hak rakyat untuk tahu, " ujar Zufra.

Selain itu, dalam rembuk komisioner KI nanti, menurut Zufra, juga akan dibahas secara khusus pengelolaan anggaran oleh Badan Publik, termasuk kasus-kasus yang terjadi di wilayah provinsi masing-masing. " Ya, tentu yang kita bahas terkait kepatuhan Badan Publik terhadap keterbukaan informasi. Apalagi, tingkat kepatuhan Badan publik kita di Riau masih banyak yang perlu dibenahi.

Karena kegiatan ini nantinya diharapkan menghasilkan sebuah rumusan untuk direkomendasikan kepada pemerintah dan akan menjadi sebuah sikap KI se-Sumatera, demikian menurut Zufra, pihaknya secara khusus akan mendatang dua orang ahli bidang ini, sekaligus menjadi fasilitator kegiatan.

"Karena kegiatan ini cakupannya wilayah Sumatera, kita berharap Gubernur Riau bisa membuka acara ini secara resmi. Kita sudah sampaikan kegiatan ini kepada pak gubernur. Bahkan, kepada pak Sekda Riau juga sudah kita sampaikan secara resmi," tutur zufra. (rls)

Terkini