PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Pemutaran film pengkhianatan G 30 S/PKI khususnya di Kota Pekanbaru sejak 23 September 2017 hingga 30 September 2017, ternyata banyak anak-anak sekarang yang belum tahu akan film tersebut.
Seperti diakui M Reyhan usai menyaksikan film G 30 S/PKI di jalan Tanjung Kelapa sawit beberapa waktu lalu mengakui bahwa ia sangat senang diputarnya film pengkhianatan G 30S/PKI.
"Bagus. Dan bisa tahu sejarah," akui Reyhan.
Sementara itu, M Siddik siswa kelas 6 SD mengakui baru pertama kali menonton film G 30 S/PKI.
"Baru pertama kali saya nonton," sebutnya saat menonton film G 30 S/PKI di Makorem 031/Wira Bima.
Usai pemutaran film tersebut di jalan Tanjung Kelapa Sawit, anak-anak diberi pertanyaan berhadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan panitia setempat. Namun sayang, hanya beberapa anak yang bisa menjawab pertanyaan seputar pemutaran Film G 30 S/PKI.
Dandim 0301/Pekanbaru Letkol Inf Tunjung Setyabudi S Sos melalui Pasi Ops Kodim 0301/Pekanbaru Kapten Nirzam S Sos kepada riausatu.com menyebutkan bahwa pemutaran film G 30 S/PKI berakhir pada 30 September.
"Malam ini berakhirnya. Tapi dari laporan Babinsa, ada masyarakat yang ingin memutar kembali film tersebut karena ada yang tidak sempat nonton," jelas Kapten Nirzam.
Pengamatan riausatu.com di Makorem 031/Wira Bima, Nobar disediakan layar sebanyak 5 buah dan tenda di lapangan Makorem 031/Wira Bima.(fat)