peristiwa

Yuk ! Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan di Jalan

Kamis, 31 Agustus 2017 | 17:51 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Keselamatan berlalu lintas di jalan raya memang paling diutamakan. Untuk mencapainya, pengendara memang diperlukan mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan serta mematuhi aturan berlalu lintas.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Rinaldo Aser melalui Kanit Laka Iptu Desmon S kepada wartawan, Kamis siang (31/8/2017) usai melakukan razia bulan tertib berlalu lintas di jalan Tuanku Tambusai (depan Global Bangunan) menyebutkan, pelaksanaan razia ini sudah ketiga kalinya.

"Jadi kita melaksanakan gabungan dari Dishub dan asuransi Jasa Raharja serta Dokkes Polresta Pekanbaru yang bertujuan untuk kelengkapan surat-surat kendaraan dan pengemudi," ujar Iptu Desmon.

Menurutnya, dalam razia tersebut, pengemudi juga diperiksa kesehatannya tujuannya agar pengemudi saat membawa kendaraannya dalam kondisi yang sehat.

"Kita melakukan kegiatan razia ini yaitu memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, baik itu angkutan kota. Karena banyak sekali angkutan kota itu tidak laik lagi digunakan untuk membawa penumpang. Jadi sasarannya kita kendaraan roda empat untuk keamanan dan keselamatan berlalu lintas karena keselamatan itu nomor satu," katanya.

Ditambahkan Iptu Desmon, untuk total jenis pelanggaran selama tiga hari sekitar 80-an dari jenis kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dari hasil cek kesehatan, lanjutnya, belum ada ditemukan pengemudi yang positif mengkonsumsi alkohol.

"Kita juga memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas dalam berkendara di jalan raya. Dan tadi tampak personel kita memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas seperti memasang helm dengan benar sampai bunyi Klik, mengimbau pengendara roda empat untuk memasang Safety Belt atau sabuk pengaman. Tujuannya adalah keselamatan diri dalam berkendara," sebutnya.

"Fungsi helm bagi pengendara sepeda motor itu jika terjatuh tidak langsung terjadi kecelakaan fatal terhadap kepala karena dilindungi helm. Jadi kepada pengendara sebelum pergi harus memeriksa kelengkapan surt-surat kendaraannya," jelas Iptu Desmon.

PPNS Dishub Pekanbaru, Rafles kepada wartawan menyebutkan, oplet kebanyakan melakukan pelanggaran dari sisi izin trayek dan KIR yang kadaluarsa.

"Sekitar 30-an kendaraan angkutan umum dan mobil pick-up yang melakukan pelanggaran," kata Rafles.

Rafles juga mengimbau kepada para penumpang angkutan umum agar menaiki kendaraan angkutan umum yang resmi berplat kuning.

"Kalau yang tidak resmi itu tidak ada asuransinya, bisa merugikan penumpang," tuturnya.

Sementara itu Kasubag Iuran Wajib Jasa Raharja Cabang Riau, Masna Firles kepada wartawan menyebutkan pihak Jasa Raharja selalu mendukung kegiatan yang dilakukan tim Forum LLAJ.

"Dengan kegiatan sepertinya artinya bisa memperkecil pelanggaran yang dilakukan para pengguna jalan. Dengan pelanggaran yang dilakukan semakin kecil, diharapkan tingkat keselamatan masyarakat pun semakin tinggi. Karena, semakin kita ketahui, kecelakaan itu biasanya berawal dari pelanggaran. Nanti, kami akan membawa tes alkohol bagi pengemudi," kata Masna.

Dari catatan Jasa Raharja tahun 2016, kata Masna lagi, rata-rata satu hari kecelakaan meninggal dunia dua korban di Riau.

"Apalagi sekarang dengan meningkatnya nilai santunan, otomatis kegiatan kita dalam melakukan pencegahan harus semakin gencar lagi. Karena, bukan berarti kita tidak mau membayarkan santunan, tapi kami harap santunan itu tidak digunakan untuk membayarkan tetapi dapat digunakan sebagai pembangunan," pungkasnya.

Salah seorang pengendara yang berhasil diamankan tim Forum LLAJ di lokasi, Defi, mengakui kesalahannya karena tidak membawa surat-surat kendaraannya.

"Kalau masalah untuk lalu lintas, kita tertib karena itu menyangkut masalah keselamatan berlalu lintas. Dan surat-surat kendaraan saya lupa membawanya tadi karena lagi buru-buru tadi," akui Defi saat diwawancarai wartawan di lokasi.

Sebelumnya, akuinya lagi, selalu membawa surat-surat kendaraannya.

"Karena kita tidak membawa STNK, kita mengaku salah. Dan itu suatu kelalaian dalam mengemudi, kenapa lupa membawa surat-surat kendaraan ketika mengemudi. Kedepannya, kami akan lebih hati-hati untuk mengecek surat-surat kendaraan sebelum bepergian membawa kendaraan serta peralatan kendaraan seperti kunci roda yang semuanya itu untuk keselamatan di jalan. Walaupun di kota, tapi kita tetap safety. Kalau mau ugal-ugalan, kan ada tracknya," katanya.(fat)

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB