peristiwa

Pembayaran Gaji Kian tak Jelas, Pekerja MIG Masih Mogok dan Sandera 10 Truk Perusahaan

Redaktur
Senin, 20 Juni 2016 | 18:11 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Lebih dari 400 pekerja PT MIG yang terdiri dari buruh angkut dan supir truk sampah sampai sekarang masih mogok bekerja. Mereka bingung tak kunjung mendapat kepastian kapan gaji yang sudah menunggak dua bulan dibayar. Sebagai jaminan, para pekerja menyandera 10 unit truk milik perusahaan di workshop PT MIG di Jalan Arengka II Pekanbaru.

''Ada sepuluh truk yang kami sandera sebagai jaminan. Lima truk kami sandera sejak 3 Juni dan sisanya kami sandera pada 15 Juni,'' ujar Gober, salah seorang supir PT MIG yang kini sedang berada di Kantor Walikota Pekanbaru untuk minta penjelasan kapan gaji mereka dibayar, Senin (20/6/16).

Dikatakan Gober, dirinya dan para pekerja MIG benar-benar bingung menhadapi situasi ini. Mereka tak kunjung mendapatkan kepastian kapan hak pekerja dibayar. Sementara para petinggi PT MIG sudah kabur. Tak jelas keberadaannya.

''Sudah lima hari ini para petinggi PT MIG menghilang dari kantor. Kami tak bisa menemui mereka. Sekarang kami hanya bisa berharap pada Pemko Pekanbaru dan DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan.red),'' tuturnya, sebagaimana dilansir riauterkini.com.

Mengenai 10 unit truk yang disandera, Gober mengatakan kalau itu mereka jadikan jaminan agar perusahaan bersedia segera melunasi pembayaran gaji yang menunggak dua bulan.

''Kami ingin ada jaminan, karena itu kami menyandera sepuluh truk perusahaan,'' tukasnya.

Ketika ditanya apa mungkin 10 unit truk tersebut nantinya dijual para pekerja, Gober tak berharap hal itu terjadi. Ia ingin gaji seluruh pekerja yang diperkirakan sekitar Rp1,6 miliar segera dibayar. (dri)

Tags

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB