peristiwa

Eks Wakil Ketua BPK Akui Namanya 'Dijual' Gita Natalius Kondisikan Proyek di Pertamina dan SKK Migas

Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:50 WIB
Eks Wakil Ketua BPK RI Hendra Susanto mengakui namanya 'dijual' Gita Natalius untuk kondisikan proyek di lingkungan Pertamina, termasuk PT PHR, dan SKK Migas.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Mantan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Hendra Susanto, mengakui namanya kerap dicatut atau “dijual” oleh pihak tertentu.

Pengakuan ini mencuat di tengah dugaan pengondisian proyek di lingkungan Pertamina dan SKK Migas.

Hendra menyatakan, pencatutan nama tersebut dilakukan tanpa sepengetahuannya dan diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, termasuk dalam proses pengadaan proyek di sektor energi.

“Terima kasih atas konfirmasinya. Nama saya sering digunakan oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi mereka,” ujar Hendra saat dikonfirmasi riausatu.com, pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Ia menegaskan tidak memiliki kepentingan dalam proses pemenangan proyek mana pun, baik di lingkungan Pertamina maupun SKK Migas.

Hendra yang kini menjabat Direktur Keuangan Perum Bulog itu juga meminta agar praktik serupa dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau ada yang menjual nama saya, mohon diabaikan saja,” katanya.

BERITA TERKAIT:

https://www.riausatu.com/hukum/42917023923/tender-usd-109-juta-di-phr-disinyalir-diatur-ceri-siap-bawa-ke-jalur-hukum

Pernah Bertemu Gita Natalius

Menjawab pertanyaan mengenai sosok Gita Natalius, Hendra mengaku pernah bertemu satu kali di Bandung. 

Pertemuan itu terjadi saat ia diajak seorang rekannya berkunjung ke vila milik Gita.

Dalam pertemuan tersebut, Gita sempat menawarkan sapi kurban secara cuma-cuma.

Namun, Hendra menolak dan memilih membeli dua ekor sapi untuk keperluan ibadah kurban.

Gita Natalius didampingi Hendra Susanto dan rekam terlihat santai di kolam pemancingan di vila milik Gita Natalius di Bandung, beberapa waktu lalu. (f: istimewa)
Latar Belakang di BPK

Halaman:

Tags

Terkini