peristiwa

Mengulik GS, Sosok Misterius di Balik Dugaan Pengaturan Tender USD 10,9 Juta di PHR

Selasa, 28 April 2026 | 12:32 WIB
Mengulik GS, Sosok Misterius di Balik Dugaan Pengaturan Tender USD 10,9 Juta di PHR.

JAKARTA, RIAUSATU.COM — Sosok berinisial GS menjadi sorotan dalam polemik dugaan pengaturan tender proyek senilai sekitar USD 10,9 juta di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Nama GS mencuat seiring menguatnya indikasi adanya pihak yang diduga mengoordinasikan proses pengadaan tersebut.

Perbincangan mengenai GS muncul setelah sejumlah pihak mempertanyakan transparansi tender “Fluid Engineering Services Management” yang dimenangkan PT BI.

Proses pengadaan itu dinilai tidak sepenuhnya berlangsung kompetitif dan diduga diarahkan untuk memenangkan pihak tertentu.

Sekretaris Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Hengki Seprihadi, mengatakan pihaknya memperoleh informasi mengenai adanya peran individu yang mengatur jalannya tender, yang kemudian mengerucut pada sosok GS.

“Dari informasi yang kami peroleh, terdapat indikasi koordinasi oleh seseorang berinisial GS dalam proses tender ini,” ujar Hengki.

Menurut Hengki, GS disebut kerap membawa-bawa nama “Kando Kantor Slipi” dalam interaksinya di lingkungan Pertamina.

Bahkan banyak pejabat Pertamina terkecoh menyangka bahwa GS adalah anak buah kando yang berkantor di Slipi.

Ia juga menyebut, sejumlah pertemuan yang diduga berkaitan dengan pengaturan tender tersebut disebut berlangsung di Fraser Residence Menteng, Jakarta Pusat.

Namun, informasi itu belum dapat diverifikasi secara independen.

 

Tangkapan layar undangan PT PHR untuk tujuh perusahaan yang mengikuti tender nomor 1.
Sumber terpisah menyebut GS diduga memiliki kedekatan dengan seorang pejabat BUMN berinisial SH.

Sebelumnya, SH yang sering dijual namanya oleh GS ini, duduk di kursi pejabat lembaga pengawasan yang pernah memeriksa Pertamina, ESDM, SKK Migas, Bank Himbara, dll.

Nama pejabat tersebut, menurut sumber, kerap dicatut dalam komunikasi terkait proyek.

Hingga berita ini diposting, belum ada konfirmasi langsung dari pihak-pihak yang disebut, baik GS maupun SH.

Dugaan pengaturan tender ini bermula dari temuan CERI atas proses pengadaan proyek dengan nomor SPHR 010191A.

Halaman:

Tags

Terkini