peristiwa

Dapur Tertimbun, Anak Gatal-gatal: Warga Resah Dampak Abu PLTU Tenayan Raya

Minggu, 22 Maret 2026 | 13:25 WIB
Aktivitas PLTU Tenayan Raya, Pekanbaru, saat bongkar muat batu bara dan pembuangan asap beracun. (f: Mongabay Indonesia)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM — Dapur rumah tertimbun abu, air sumur berubah warna, dan anak-anak mengalami gatal-gatal.

Kondisi ini dialami sejumlah warga di Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, yang mengaku terdampak limbah sisa pembakaran batu bara dari PLTU Tenayan Raya.

Marni (bukan nama sebenarnya) menjadi salah satu warga yang merasakan langsung dampak tersebut.

Selama lebih dari setahun terakhir, ia terpaksa memasak di ruang tengah rumahnya karena dapurnya rusak dan sebagian tertimbun material yang diduga berasal dari abu pembangkit listrik itu.

Perempuan yang telah lebih dari tiga tahun tinggal di kawasan Badak Ujung itu mengatakan, kondisi rumahnya semakin memprihatinkan saat hujan turun.

Air kerap masuk ke dalam rumah, sementara atap bocor di berbagai bagian.

“Kalau hujan lebat, rumah masuk air. Kadang semata kaki sampai sebetis. Anak-anak bantu buang air keluar. Setelah surut, lantai dilap lagi. Kalau hujan, kami cari tempat yang tidak basah untuk tidur,” ujarnya.

Tak hanya merusak bangunan, limbah abu juga diduga berdampak pada kesehatan keluarga.

Dua anak perempuan Marni mengalami gatal-gatal dengan muncul bintik merah di kulit.

Ia menduga kondisi itu berkaitan dengan penggunaan air sumur yang telah tercampur material berwarna kehitaman.

Selain itu, lingkungan sekitar turut berubah. Tanaman yang sebelumnya tumbuh di sekitar rumahnya kini banyak yang mati.

Pohon-pohon kelapa sawit yang dahulu berbuah kini hanya tersisa batang tanpa hasil.

“Sebelum tertimbun abu, kelapa sawit masih bisa dipanen,” katanya.

Di sekitar lokasi, aktivitas produksi batu bata yang telah berlangsung sejak 1980-an juga terdampak.

Sejumlah tungku pembakaran dan mesin pencetak bata dilaporkan tertimbun material yang diduga fly ash dan bottom ash (FABA), limbah hasil pembakaran batu bara.

Halaman:

Tags

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB