peristiwa

Soal Dugaan Keracunan MBG Siswa TK di Pemalang, Ini Kata Kepala Sekolah

Jumat, 13 Maret 2026 | 20:50 WIB
Kepala TK Pertiwi Desa Blendung Waryuni (kiri) saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan soal dugaan keracunan MBG.

Waryuni juga menyebutkan bahwa dugaan keracunan ini merupakan kejadian pertama sejak program MBG berjalan di sekolahnya.

Ia menduga kondisi kesehatan korban yang belum sepenuhnya pulih dari sakit juga bisa menjadi faktor yang memengaruhi.

“Anaknya memang baru sembuh dari sakit. Dua hari sebelumnya tidak masuk sekolah karena sakit,” ujarnya.

Ia berharap penyedia layanan MBG dapat terus memperbaiki kualitas menu dan pengelolaan makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

“Semoga ke depan bisa diperbaiki lagi dan makanannya lebih baik,” kata Waryuni.

Sementara itu, Wakil Bupati Pemalang yang juga Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholes, mengatakan pihak penyedia makanan telah mengakui adanya kesalahan teknis dalam proses pengolahan menu.

Menurut dia, salah satu masalah terjadi saat proses penyerutan buah yang digunakan untuk minuman es kuwut.

“Kesalahan yang mereka akui adalah teknis saat menyerut buah yang terlalu lama.

Padahal ada ketentuan maksimal empat jam. Ini yang kemudian salah perhitungan waktunya,” kata Nurkholes usai melakukan inspeksi mendadak di SPPG Pelita Prabu Bumirejo.

Ia menyatakan, pemerintah daerah telah memberikan teguran kepada pihak penyedia makanan.

Satgas MBG juga akan memperketat pengawasan terhadap proses penyediaan menu.

“Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Satgas akan menggerakkan pemantauan mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga dinas terkait,” ujarnya. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB