Pamdra memastikan bahwa seluruh personel Polda Riau dan Polres jajaran dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
"Ini bukan hanya di Polda Riau, tetapi seluruh Polres jajaran. Hari ini seluruh personel melaksanakan apel pagi dan terlibat dalam kegiatan gotong royong. Kegiatan ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia, disesuaikan dengan waktu dan tempat masing-masing Polda," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyebut kegiatan hari ini sebagai kick off atau langkah awal penguatan budaya gotong royong di lingkungan Pemko Pekanbaru.
"Gotong royong hari ini adalah kick off atau permulaan. Di Pemko, Pak Wali sudah mengarahkan agar setiap hari ada 30 menit sebelum bekerja untuk gotong royong di kantor masing-masing, menjaga kebersihan kantor," ujar Markarius.
Markarius menjelaskan, selain kegiatan rutin harian, Pemko Pekanbaru juga menetapkan titik-titik tertentu setiap minggunya untuk dibersihkan bersama.
"Per minggunya kita ada titik yang ditentukan untuk gotong royong bersama. Alhamdulillah, nanti kita akan terus bersinergi dengan Polda Riau," jelasnya.
Markarius menegaskan bahwa kebersihan fasilitas publik menjadi prioritas utama, termasuk puskesmas, kantor lurah, dan fasilitas pelayanan masyarakat lainnya.
"Masih ada puskesmas yang pekarangannya kurang terjaga, ada juga kantor lurah yang mendapat pengaduan masyarakat karena kondisi bangunan yang kurang layak. Ini yang kita bereskan. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tegasnya.
Markarius juga menekankan bahwa kebersihan tidak hanya di luar gedung, tetapi juga di dalam ruangan pelayanan.
"Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam ruangan, tempat pengurusan administrasi dan pelayanan masyarakat. Semua harus bersih dan nyaman," tambahnya.
Menurut Markarius, meskipun kondisi kebersihan saat ini sudah jauh lebih baik dibanding awal tahun, namun upaya perbaikan harus terus dilakukan secara konsisten.
"Alhamdulillah sekarang sudah lebih baik dibanding awal tahun, tetapi kita tidak boleh berhenti. Kita ingin pelayanan publik benar-benar optimal," tutupnya. ***