Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kode etik jurnalistik serta peran Dewan Pers dalam melindungi wartawan, khususnya dalam kasus pemberitaan yang sensitif.
Ia juga mengakui bahwa Ketua PWI Kepri yang baru saja disahkan, Saibansah Dardani merupakan seniornya saat sama-sama di Jawa pos dulu. Oleh sebab itu ia berharap dibawah kepemimpinan Saibansah, PWI bisa menjadi lebih baik dan mengedepankan integritas.
“PWI memiliki aturan yang harus ditaati. Perbedaan pendapat itu wajar, namun profesionalisme dan etika jurnalistik harus tetap dijaga. Saibansah itu senior saya. Kita berharap PWI Kepri jadi lebih baik," imbuhnya.
Zulmansyah juga memberikan apresiasi kepada Plt Ketua PWI Kepri, Marganas Nainggolan, yang telah menjalankan tugasnya selama masa transisi kepemimpinan.
Dengan terselenggaranya Konferprov ini, ia berharap PWI Kepri dapat terus menjaga profesionalisme dan kredibilitas wartawan di Kepri.
“Konferprov ini sejalan dengan tema Hari Pers Nasional (HPN) yang digelar di Riau, yang menekankan pentingnya integritas dalam dunia jurnalistik. Konferprov ini merupakan yang tercepat di Indonesia," pungkas Zulmansyah Sekedang.***