Diduga Jadi Tempat Merambah Hutan, Petugas Balai Bakar Tiga Pondok Warga di TNTN

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 28 Agustus 2023 | 19:49 WIB
Pondok yang dibakar petugas. (f: ist)
Pondok yang dibakar petugas. (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan hancurkan dua pondok yang diduga dijadikan tempat untuk merambah kawasan hutan.

Selain merobohkan, petugas juga membakar puing-puing bangunan pondok. Lokasinya berada di grid I19 pada titik koordinat 0.241583 S, 101.912962 E. Di sekitaran pondok terlihat berkas sisa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang termasuk wilayah TNTN.

"Tim kita langsung bergerak ke lokasi kemudian menghancurkan pondok yang diduga menjadi tempat untuk merambah hutan," kata Kepala Balai TNTN, Heru Sutmantoro, Senin (28/8/23), dilansir website resmi Pemprov Riau.

Pondok pertama yang ini ditinggali sesorang mengaku bernama AY Purba dan sempat diberi penringatan terlebih dahulu oleh petugas. Namun amaran untuk meninggalkan pondok tidak diindahkan, hingga akhirnya petugas pun merubuhkan pondok tersebut.

"Keterangan dari purba dia hanya disuruh menjaga lahan tersebut," ujar Heru.

Tidak jauh dari lokasi ini, petugas TNTN juga bergerak menuju pondok lainnya yang juga diduga digunakan untuk peristirahatan untuk merambah hutan.

Pondok berada di titik koordinat 0.264423 S, 101.921668 E tersebut kemudian diketahui bernama Tambunan. Tapi pondok terlihat sepi. Tim meyakini pemilik pondok sudah meninggalkan tempat itu. Tidak ada barang-barang dalam pondok.  Petugas pun lalu membongkarnya lalu membakarnya.

Kemudian bergerak menuju pondok seseorang diketahui bernama Sinaga. Lokasinya berada di titik koordinat 0.267689 S, 101.925994 E. Tim juga membongkar pondok ini.

Selain membongkar dan membakar pondok, tim juga memasang spanduk peringatan. Selain itu tim juga melakukan penanaman sejumlah bibit pohon di arealman kawasan hutan yang terbakar.

"Kita tetap konsisten menjaga kawasan TNTN ini. Kami bersama petugas di lapangan terus meningkatkan pengawasan dari upaya perambahan," ungkap Heru.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X