Penanganan Karhutla: Alat Berat Diturunkan Agar Tidak Merembet ke Lokasi Rawan

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Jumat, 5 Mei 2023 | 15:39 WIB
Alat berat mulai diturunkan. (f: ist)
Alat berat mulai diturunkan. (f: ist)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Upaya penangangan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Tim Satgas Karhutla Riau saat ini sudah mengerahkan alat berat untuk membatasi pergerakan api agar tidak merembet ke lokasi rawan kebakaran lainnya.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, untuk penanganan Karhutla di Dumai misalnya. Pihaknya bersama dengan pemerintah setempat dan pihak swasta ikut mengerahkan tujuh unit alat berat.

"Untuk membantu penanganan Karhutla di Dumai, ada tujuh alat berat yang dikerahkan. Termasuk milik [Pemerintah] Provinsi Riau, Pemerintah Kota Dumai dan juga pihak swasta," katanya.

Alat berat tersebut, demikian Jim, dikerahkan untuk membuat sekat antara lokasi yang sudah terbakar dengan yang masih terjaga.

Tujuannya, agar api tidak merambat kelokasi lain, pasalnya lahan yang terbakar didominasi oleh lahan gambut.

"Sekat-sekat dibuat untuk memutus jalur api agar tidak merembet. Cara ini cukup efektif untuk mengatasi Karhutla," ujarnya, dilansir website resmi Pemprov Riau.

Selain untuk memutus jalur api, sekat yang dibuat juga berfungsi untuk menimbulkan sumber air baru yang dapat digunakan untuk melakukan pemadaman. Pasalnya, ada lokasi Karhutla yang cukup jauh dari sumber air.

"Sekat yang dibuat juga tidak tembus, sehingga air tidak mengalir keluar. Gambut juga menjadi basah," sebutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:03 WIB

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB
X