Tiga hari dirawat dan merasa sehat, ia kembali melanjutkan aktivitas internship pada 24 April 2026, tapi dokter pembimbing memberinya izin untuk beristirahat.
Dokter Myta sempat dirawat selama 2 jam di Klinik Ismada sebelum keluarga memutuskan untuk merujuk ke RSUP Mohammad Hoesin.
Ia langsung dirawat di ruang isolasi infeksi pada 27 April 2026 dan masuk ICU karena membutuhkan bantuan pernapasan karena kondisinya terus menurun.
Nyawa dr Myta tidak tertolong setelah dirawat beberapa hari di ICU Rumah Sakit Mohammad Hoesin dan meninggal dunia pada 1 Mei 2026.***