Mereka ditangani di tiga rumah sakit, yakni 11 orang di RSUD Cibabat, dua di RS Mitra Kasih, dan satu di RS Dustira.
“Semua tertangani,” tegas Mulyati.
Kepala SD Cimahi Mandiri 4, Eka Nugrahawati, menduga penyebab keracunan berasal dari onigiri yang dibagikan dalam kondisi tidak layak konsumsi.
“Yang dibagikan ada susu, apel, onigiri, kurma, sama telur. Di onigiri itu pas saya cium sudah bau, seperti basi,” ungkap Eka.
Ia juga membenarkan seorang guru di sekolahnya mengalami gejala serupa setelah menyantap makanan yang dibagikan sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. ***