Ngeri! Anak Saksikan Ayah Diterkam Buaya Saat Angkat Jaring Udang

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Rabu, 21 Januari 2026 | 20:03 WIB
Upaya pencarian korban. (f: kompas.com)
Upaya pencarian korban. (f: kompas.com)

- Seorang warga Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bernama Muhammad Nurdin (49) dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat beraktivitas di empang udang.

Peristiwa tersebut terjadi di Empang Muara Ulu, Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 23.45 WITA.

Hingga Rabu (21/1/2026), seperti dilansir kompas.com, tim gabungan masih melakukan pencarian dan belum menemukan korban.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara, Fida Hurisani, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban tengah mengangkat jaring udang yang terasa berat.

Korban awalnya menjaring udang dengan cara poro.

Karena jaring terasa berat, korban berinisiatif turun ke empang untuk mengangkatnya, dibantu anaknya dan pemilik empang.

Tak lama berselang, buaya tiba-tiba muncul dan menerkam korban, yang disaksikan oleh anak korban bernama Amat (23) serta Senong (50) selaku pemilik empang.

Korban diketahui bernama Muhammad Nurdin, suku Bugis, lahir di Sidrap pada 10 Februari 1976, dan berdomisili di Jalan Tahrir RT 02, Kelurahan Muara Jawa Pesisir.

Keterbatasan jaringan komunikasi di lokasi empang membuat informasi kejadian terlambat diterima pihak berwenang.

Keluarga korban baru menghubungi Damkar Muara Jawa pada Selasa (20/1/2026) pukul 13.00 WITA.

Sebelum laporan resmi diterima, pencarian dilakukan secara mandiri oleh keluarga.

Sekitar pukul 11.00 WITA, anak korban menemukan potongan tangan kiri korban sejauh kurang lebih 300 meter dari lokasi kejadian, dalam kondisi air surut.

Tim SAR gabungan dikerahkan mulai pukul 15.00 WITA, melibatkan Damkar Muara Jawa, Polairud, TNI AL, Koramil, BPBD, serta warga setempat.

Pencarian hari pertama dilakukan menggunakan kapal sea truck PHM hingga pukul 18.00 WITA, namun belum membuahkan hasil.

Pada Rabu (21/1/2026), pencarian dilanjutkan dan memasuki hari kedua, dimulai sejak pukul 08.30 WITA, bahkan bergabung dengan Basarnas Balikpapan pada siang hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X