Dikesempatan yang sama, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tahun ini berlangsung dalam suasana duka diakibatkan bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
“Mari kita bersama mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah agar diberikan ketabahan. Perayaan tahun baru diharapkan tidak diwarnai euforia berlebihan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kita,” kata SF Hariyanto.
Irjen Herry menambahkan bahwa pelayanan disiagakan 24 jam, mulai dari pengamanan, bantuan informasi, hingga respons cepat terhadap laporan masyarakat. ***