PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyambut kedatangan 308 personel gabungan Polda Riau yang selesai melaksanakan tugas BKO Polda Sumatera Barat dalam rangka bantuan kemanusian.
Penyambutan personel gabungan yang dikirim pada Sabtu, 29 Nopember 2025 lalu dilaksanakan di lantai 5 Aula Tri Brata Mapolda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.
Irjen Herry juga mengucapkan rasa syukur, karena sejak dikirim pada 29 Nopember 2025 sebagai respons cepat untuk membantu penanganan banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumbar tersebut kembali dalam selamat dan keadaan sehat.
"Alhamdulillah 308 personel yang dikirim dalam tugas kemanusian bencana alam, BKO Polda Sumbar, seluruhnya kembali dengan selamat," kata Irjen Herry.
Irjen Herry mengatakan, dari lubuk hati yang paling dalam, saya atas nama pribadi dan institusi mewakili Bapak Kapolri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang telah mengemban tugas dengan penuh dedikasi, keberanian dan ketulusan hati yang sangat luar biasa.
Kapolda menilai, para personel tersebut telah menunjukkan nilai-nilai kemanusiaan yang paling hakiki, sekaligus contoh positif dalam melestarikan nilai Budaya Melayu.
"Bahwa orang Melayu adalah orang yang memiliki DNA untuk membantu sesama kita, terutama yang terdampak bencana," kata dia.
Irjen Herry menambahkan, anggota Polri bukan hanya penjaga dan pemelihara keamanan dan ketertiban di masyarakat (kamtibmas). Lebih dari itu, personel Polri hadir sebagai penjaga kemanusiaan.
"Kita hadir bukan saja pada saat keamanan terganggu, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan respons cepat kehadiran kita dalam situasi tanggap darurat," katanya.
Lanjut lanjut dijelaskan Irjen Herry, bahwa penugasan ini bukan hanya sekadar operasi teknis, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang menuntut kesabaran, kepekaan, empati serta kemampuan bekerja dalam situasi yang penuh keterbatasan.
"Saya tahu rekan-rekan setiap hari capek, saya melihat di media sosial dan kita bekerja bukan untuk dilihat oleh publik," jelasnya.