Matangkan Kelancaran Ops Lilin 2025, Polda Riau Rapat bersama Forum LLAJ Bahas Hasil Survei Jalan dan Jembatan Rusak

photo author
Daud Mahmud, Riau Satu
- Senin, 8 Desember 2025 | 20:08 WIB

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin, 8 Desember 2025.

Rapat ini difokuskan pada pembahasan hasil survei kerusakan jalan dan jembatan di wilayah hukum Polda Riau sebagai langkah strategis untuk mendukung kelancaran Operasi Lilin 2025 serta pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat dan di hadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Jasa Raharja, BPJN, Dishub Provinsi Riau, Dinas PUPRPKPP Riau, BPTD Kelas II Riau, Dinas Kesehatan, Pemerintah Kota Pekanbaru, MTI Provinsi Riau, PT HK Tol Permai, Dishub Kabupaten/Kota, para Kasatlantas jajaran, serta akademisi Universitas Riau yang turut memoderatori jalannya diskusi.

Dalam sambutan Kombes Taufiq menegaskan bahwa pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas infrastruktur jalan menimbulkan kerawanan, baik dari aspek keselamatan maupun kelancaran lalu lintas.

Hingga Desember 2025, angka kecelakaan maut di Provinsi Riau tercatat mencapai sekitar 500 korban meninggal dunia.

Kombes Taufiq juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sesuai Perpres Nomor 1 Tahun 2022 tentang RUNK, guna menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas.

Ia juga menyoroti urgensi percepatan perbaikan jalan dan jembatan berdasarkan hasil survei Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, mengingat Operasi Lilin 2025 segera dilaksanakan. Kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor kunci kelancaran mobilitas masyarakat pada masa liburan keagamaan dan pergantian tahun.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Ditlantas Polda Riau turut menyerahkan bibit pohon kepada peserta forum sebagai bagian dari program Green Policing.

Sesi diskusi yang dipandu akademisi Universitas Riau, Dr. Mardianto Manan, M.T., menghadirkan paparan dari seluruh instansi terkait. Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau menyampaikan hasil survei kerusakan beserta rekomendasi teknis. BPJN memaparkan langkah penanganan pada titik rawan banjir dan longsor.

Dishub Provinsi Riau menjelaskan strategi pengaturan transportasi selama Nataru, mulai dari ramp check kendaraan hingga rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif. Dinas PUPRPKPP Riau memaparkan progres perbaikan jalan yang sedang berlangsung serta rencana tindak lanjut pada titik-titik yang belum tertangani.

Jasa Raharja menekankan pentingnya action plan keselamatan melalui sinergi FKLL, sementara PT HK Tol Permai menjelaskan kesiapan gerbang tol dan layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan kendaraan. MTI Provinsi Riau menutup sesi paparan dengan penegasan perlunya integrasi data lintas sektor dan menjadikan forum ini sebagai ruang eksekusi, bukan hanya formalitas koordinasi.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Kombes Taufiq menyampaikan pernyataan pembulatan dengan mengapresiasi komitmen seluruh peserta forum dan menegaskan bahwa seluruh hasil survei, pemetaan permasalahan, serta rekomendasi teknis akan dituangkan ke dalam rencana aksi bersama yang terukur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Daud Mahmud

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Riau

Selasa, 26 Mei 2026 | 11:05 WIB
X