Pembentukan forum hukum–media nasional sebagai ruang dialog antara praktisi hukum, jurnalis, dan akademisi; serta
Penguatan lembaga pembelaan wartawan melalui kerja sama advokat dalam kasus hukum pers.
Masih Tahap Penjajakan
Meski pertemuan berlangsung positif, kedua pihak menegaskan bahwa agenda ini masih dalam tahap penjajakan awal.
Belum ada kesepakatan formal, namun disepakati pembentukan tim kecil yang akan menyiapkan kerangka nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama ke depan.
“Kami masih saling menjajaki bentuk sinergi yang paling relevan dan bermanfaat bagi publik. Yang penting, semangat kebersamaan dan tanggung jawab moralnya sudah sejalan,” kata Munir.
Enita menyambut baik rencana tersebut dan menegaskan kesiapan HAPI untuk berkolaborasi lintas profesi, terutama dalam isu hukum publik dan pembelaan hak warga negara atas informasi dan keadilan.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk melanjutkan komunikasi kelembagaan dan mempersiapkan forum bersama pada tahun 2026, bertepatan dengan Hari Pers Nasional di Provinsi Banten.
Forum tersebut direncanakan mengangkat tema “Hukum dan Media dalam Era Digital: Sinergi Advokat dan Wartawan untuk Keadilan Publik.”
Suasana pertemuan yang berlangsung santai namun penuh substansi mencerminkan semangat dua profesi yang sama-sama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga marwah demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. ***