Kisah Dua Remaja dari Keluarga Tak Mampu Berupaya Mewujudkan Asa Menjadi Polisi

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Kamis, 9 Mei 2024 | 21:40 WIB
Ilustrasi polisi. (f: manado.tribunnews.com))
Ilustrasi polisi. (f: manado.tribunnews.com))

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Keterbatasan ekonomi dan hidup jauh dari berkecukupan, tak membuat semangat Nikita Muharomah untuk menggapai cita-citanya. Terlahir keluarga kurang mampu dan ditinggal pergi sang ayah, remaja yang kerap disapa Nikita ikut membantu keluarga untuk mencari nafkah. 

Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2, Tebingtinggi ini tak sungkan untuk membatu sang ibu berjualan sate keliling. Tak seperti remaja lain, dirinya bahkan tak punya waktu untuk bermain dan bergabung bersama teman-temannya sebayanya. 

Nikita berjualan sate keliling setiap pulang sekolah hingga malam hari. Agar, cepat sampai tempat nya berjualan Nikita diantarkan ibunya menggunakan sepeda motor. Harga per porsi sate yang dijual Nikita terbilang cukup terjangkau hanya Rp10 ribu. Kalau lagi ramai, omset per malam bisa mencapai Rp150 ribu. 

Aktivitas Nikita yang dilakukannya berjualan sate setiap hari di ketahui pihak sekolah. Bagi Nikita berjualan sate setiap malam adalah kebanggaan. Meski lelah Nikita bangga karena mampu mengukir prestasi dan menghidupi keluarganya.

“Kalau belajar di rumah tidak sempat, soalnya pulang sekolah sudah sore dan langsung siapkan jualan dirumah, jadi ada waktu kosong siapkan tugas di sini. Karena pulang jualan itu sudah malam," kata Nikita.

Agar tidak ketinggalan pelajaran, di tempat nya berjualan sambil menunggu pembeli, Nikita menyempatkan diri mengulangi pelajaran yang diberikan guru di sekolah. Dinginnya malam kerap menemani putri dari Mulyani ini terus belajar untuk mempertahankan prestasi akademiknya. 

Bagi Nikita, tidak ada kata mengeluh. Apalagi bapaknya hingga saat ini tidak pernah kembali setelah pergi merantau. Sejak mulai tumbuh remaja, setiap siang setelah pulang sekolah Nikita sudah berada di dapur untuk meracik bumbu sate ayam yang resepnya diperoleh dari sang ayah Gustami sudah dua tahun pergi dari rumah tanpa ada kabar. Nikita mengatakan, untuk hasil berjualan sate digunakan membantu biaya sekolah dan ketiga adiknya yang masih kecil.

Dewi, Wali Kelasnya di SMA negeri 2 Tebing Tinggi mengakui bahwa Nikita memang siswi berprestasi di sekolahnya. 

“Nikita ini merupakan siswa berprestasi di bidang seni dan ketrampilan membanggakan sekolah. Dia anak berprestasi, kemarin waktu di kelas 10 mengikuti paskibraka. Kemudian, ketika di SMP dia pernah juara 3 tingkat provinsi bidang musik, dia pandai bermain musik,” ungkap Dewi, dilansir riau.go.id.

Berbekal keinginan dan cita-cita yang sangat mulia membahagian orang tua, Nikita untuk terus berjuang keras untuk mencapainya. Niatnya untuk dapat menjadi anggota Polisi cukup kuat. Nikita mencoba mengikuti tes Bintara Reguler Pro (Rekpro) tahun 2024 Kepolisian Daerah (Polda) Riau.

Kemarin keduanya sedang mengikuti tes seleksi kesehatan tahan I, jika lulus. Keduanya akan mengikuti beberapa tes lainnya.

Tak jauh berbeda dengan kisah Nikita, remaja bernama Muhammad Rofli juga memiliki perjuangan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya. M Rofli juga calon siswa (casis) Rekpro asal Kepulauan Meranti, dia berdomisili di Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi. 

Sama halnya dengan Nikita, M Rofli juga seorang pemuda tangguh yang berjuang menghidupi keluarga. Rofli harus bekerja menjadi nelayan bersama pamannya demi menghidupi keluarga. 

“Setelah pulang sekolah, saya bekerja untuk membantu biaya hidup keluarga. Setiap hari saya bekerja dengan paman saya sebagai nelayan menyodong udang di laut untuk membantu perekonomian keluarga,” kata M Rofli.

Anak kedua dari dua bersaudara mengaku sudah mempersiapkan dirinya sejak kecil, untuk menggapai cita-citanya menjadi anggota polri. “Saya berkeinginan menjadi anggota Polri dan sudah saya tanamkan sejak kecil,” kata M Rofli.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Pasbar di Sumbar Diguncang Gempa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:40 WIB

Masih Dibuka, Rekrutmen Bintara PK Pria TNI AL

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

BMKG: Waspada Hujan Lebat di Sebagian Besar Riau

Kamis, 16 Juli 2026 | 09:23 WIB

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB
X