Kemenag Buka Beasiswa Double Degree, Bisa Belajar ke Australia Free

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:09 WIB
Ilustrasi. (f: kompas.com)
Ilustrasi. (f: kompas.com)

- Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran beasiswa S2 double degree tahun 2026.

Program beasiswa ini bernama S2 Double Degree Split-Site Master's Program Cohort 10 Tahun 2026, yang bekerja sama dengan LPDP dan Australia Awards in Indonesia.

Yang dapat mengikuti beasiswa ini ialah tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan pegawai pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama, serta alumni perguruan tinggi keagamaan dan/atau alumni PPSB Kementerian Agama.

Penerima beasiswa akan mendapatkan dua gelar akademik sekaligus dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan University of Canberra. Namun hanya tersedia jurusan pendidikan bahasa Inggris

Masih ada waktu untuk mendaftar karena pendaftaran ditutup tanggal 15 Februari.

Lini Waktu
25 Januari – 15 Februari 2026: Pendaftaran Beasiswa
15 – 17 Februari 2026: Seleksi Administrasi
18 Februari 2026: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi
20 Februari 2026: Seleksi Tes Akademik/Skolastik
21 Februari 2026: Pengumuman Hasil Tes Akademik/Skolastik
23 – 25 Februari 2026: Seleksi Wawancara
Mid April – To Be Continue: Seleksi Substansi (JST Interview offline & IELTS Test)
Juni 2026: Pengumuman Kelulusan

Syarat Umum
1. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 6.0 dan/atau TOEFL ITP 500 yang masih berlaku (sekurang-kurangnya hingga Juni 2026).
2. IPK minimal 3,00 (dengan skala 4).
3. Lulusan S1 atau D4 dari seluruh program studi.
4. Usia pelamar maksimal 40 tahun per 31 Desember 2026.
5. Memiliki ijazah terakhir S1/D4 dan belum pernah atau sedang mengambil jenjang Magister (S2).
6. Memiliki surat keterangan sehat jasmani dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan.
7. Mendapat Surat Rekomendasi dari instansi terkait dan/atau Akademisi/Tokoh Masyarakat.
8. Menulis Personal Statement/Motivation Essay dalam bahasa Indonesia sebanyak 1.500–2.000 kata.
9. Menyusun rencana studi yang memuat alasan pemilihan program studi, topik yang akan diteliti dalam tesis atau bentuk lainnya, studi (study plan) dari awal semester hingga selesai, serta aktivitas non-akademik (2–3 halaman). 10. Tidak sedang menerima pembiayaan pendidikan atau beasiswa dari sumber lainnya.
11. Tidak sedang atau akan mendaftar sebagai ASN (CPNS/PPPK) selama menjadi Calon Penerima atau Penerima Beasiswa.
12. Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas pada aplikasi pendaftaran. Equity Target Groups (Kelompok Sasaran Pemerataan) Beasiswa Split Site Master’s Australia Awards Indonesia sangat terbuka bagi pelamar dalam kategori Equity Target Groups.
1. Kategori Perempuan Kelompok Rentan:
Perempuan Kepala Rumah Tangga, Perempuan Masyarakat Adat, Perempuan dengan Disabilitas, dsb.
2. Kategori Pelamar dari 15 Provinsi Sasaran Pemerataan: Dibuktikan dengan KTP (Provinsi meliputi: NTT, NTB, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Lampung).
3. Kategori Orang dengan Disabilitas Syarat Khusus Equity Target Groups Selain poin 1–13 pada persyaratan umum, pelamar harus memiliki ketentuan tambahan:
1. IPK S1/D4 minimal 2,75 (skala 4,00). 2. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 5.0 atau TOEFL ITP 450 yang masih berlaku (sekurang-kurangnya hingga Juni 2026).***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X