Kementrans Beri Beasiswa Patriot 2026 bagi Mahasiswa di 7 PTN, Segini Kuota Tersedia

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Senin, 19 Januari 2026 | 17:28 WIB
Ilustrasi beasiswa. (kompas.com)
Ilustrasi beasiswa. (kompas.com)

JAKARTA, RIAUSATU.COM - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyiapkan 1.000 hingga 1.100 kuota Beasiswa Patriot 2026 untuk mahasiswa terpilih dari tujuh universitas negeri nasional.

Beasiswa Patriot rencananya diluncurkan secara perdana pada bulan Februari.

“Kami ingin betul-betul mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat unggul, bukan lagi SDM yang unggul, tetapi yang sangat unggul,” kata Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Minggu (18/1/2026) dilansir Antara, Senin (19/1/2026), dirilis kompas.com

Saat ini, kata Iftitah, berbagai pihak terkait masih berdiskusi untuk menentukan tahapan seleksi para penerima beasiswa.

Pada pembahasan awal, calon penerima Beasiswa Patriot 2026 wajib diterima terlebih dahulu di salah satu dari tujuh perguruan tinggi negeri mitra.

“Baru setelah itu ada tes pusatnya. Nah, tes pusatnya ini kami akan dalami secara psikologinya (dari masing-masing pendaftar),” ujarnya.

Iftitah mengungkapkan tujuh perguruan tinggi negeri yang menjadi mitra dalam program beasiswa ini.
1. Universitas Indonesia (UI)
2. IPB University
3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
4. Universitas Padjadjaran (UNPAD)
5. Universitas Diponegoro (UNDIP)
6. Universitas Gadjah Mada (UGM)
7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS)

Pada proses seleksi para peserta juga akan diminta membuat peta jalan (roadmap) terkait rencana jenjang karier (career path) yang akan mereka tempuh selama hingga setelah lulus kuliah.

“Termasuk kami akan perhatikan roadmap-nya yang bersangkutan (calon peserta), juga path career-nya itu seperti apa ke depannya. Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran),” ucap Iftitah.

Iftitah menuturkan, para penerima Beasiswa Patriot akan menempuh pendidikan di tiga Kampus Patriot yang sedang dibangun oleh Kementrans, yakni di Batam, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan.

Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah. Batam memiliki potensi pengembangan industri, perikanan, dan kelautan.

Mamuju punya potensi pada pengembangan industri logam tanah jarang (rare-earth metals) dan pertanian.

Sementara potensi di Merauke ada pada pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan. “Nanti akan kami diskusikan lebih intens terkait dengan program studi, insentif, juga syarat-syarat yang harus dipenuhi, kemudian juga nanti langkah-langkah selanjutnya, yang pasti akan kami launching (luncurkan) pada bulan depan, Insyaallah,” imbuhnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X