Vaksinasi Massal Membeludak di Gedung Guru, Ini Penjelasan Camat Marpoyan Damai

photo author
Administrator, Riau Satu
- Jumat, 30 Juli 2021 | 17:32 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Terkait membeludaknya massa yang ingin melakukan vaksin di Gedung Guru jalan Rambutan Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, pada Jumat siang (30/7/2021), Camat Marpoyan Damai, Junaedy angkat bicara.

Camat Marpoyan Damai, Junaedy saat dikonfirmasi riausatu.com Jumat sore (30/7/2021), menjelaskan bahwa kuota vaksin hanya untuk 750 orang.

"Karena kuotanya terbatas, di Kecamatan Marpoyan Damai hanya dapat untuk 750 orang yang difokuskan di Gedung Guru," sebut Camat Marpoyan Damai, Junaedy di ruang kerjanya.

Karena keterbatasan itu, lanjut Junaedy, maka kami prioritaskan untuk warga di Kecamatan Marpoyan Damai.

"Karena kecamatan Marpoyan Damai termasuk zona merah nomor 2 tertinggi di Pekanbaru. Maka kami rapatkan seluruh Lurah dan dibagi 6 kelurahan," katanya.

Daripada itu, masih sambung Camat Marpoyan Damai, kami membuat surat pengantar.

"Surat pengantar itu ditandatangani oleh saya sendiri selaku Camat Marpotan Damai yang ditandatangani saya sendiri yang bertujuan agar tidak terjadi penumpukan. Ternyata sudah membeludak, karena mungkin informasi sudah menyebar kemana-mana dari medsos. Sehingga seluruh masyarakat dari Pekanbaru ataupun luar kota Pekanbaru datang ke Gedung Guru," urai Junaedy sembari mengatakan, warga kami yang tidak mendapatkan undangan atau surat pengantar tersebut, kami mohon maaf.

Karena, kata Junaedy, yang menyebar undangan tersebut itu Lurah melalui RT RW.

"Karena 750 kuota itulah yang bisa disuntik vaksin. Dan kami jelaskan ke masyarakat bahwa keterbatasan kuota inilah maka tidak semuanya bisa divaksin. Kalau tidak ada surat pengantar tentu tidak dilayani, karena keterbatasan kuota itu tadi," terang Camat Marpoyan Damai.

Diakui Junaedy, memang vaksin massal, tapi terbatas untuk 750 orang.

"Saya juga temukan ada warga yang domisili luar dari Kecamatan Marpoyan Damai ataupun dari luar kota yang datang ke Gedung Guru. Dulu itu, pernah kami mengadakan vaksin massal di Gedung Guru selama 5 hari berturut-turut, tapi pada saat itu antusias masyarakat kurang untuk divaksin, tidak sepert saat ini. Kalau jumlah penduduk kami di Kecamatan Marpoyan Damai ada sekitar 129 ribu lebih jiwa. Sedangkan kuota vaksin hanya untuk 750 orang," tutupnya.(ift)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X