KAMPAR,RIAUSATU.COM-Wakil Ketua DPRD Kampar, Toni Hidayat SE menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses.
Dalam reses tersebut, Minggu (6/12/2020), Toni Hidayat menyerap berbagai aspirasi masyarakat diantaranya permasalahan infrastruktur jalan, drainase, pertanian, peternakan, kesenian dan kebudayaan hingga pelatihan bagi ibu-ibu.
Kegiatan reses tersebut, Toni juga menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu tetap mematuhi protokol kesehatan.
Kepada media ini, Toni Hidayat menjelaskan kegiatan resesnya.
"Masa sidang I tahun 2020 ini ada 3 titik reses. Yang pertama di Desa Tanah Merah, kedua di RW 20 Pandau dan yang ketiga di jalan Purwosari Dusun I Pandau Makmur," ujar Wakil Ketua DPRD Kampar, Toni Hidayat.
Kata Toni, reses kali ini berbeda dari reses sebelumnya, orang yang hadir dibatasi 30 orang karena situasi pandemi Covid-19.
"Intinya adalah bukan jumlah orang yang datang, tapi bagaimana orang menyampaikan aspirasi yang kita himpun dan kita perjuangkan di musrenbang tingkat kabupaten nantinya. Mudah-mudahan aspirasi ini menjadi pijakan bagi kita untuk dimasukkan kedalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun 2021," jelas Toni Hidayat.
Selain aspirasi masyarakat terkait infrastruktur jalan, drainase, bangunan sarana dan prasarana, Toni juga menyemangati masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19 ini untuk dapat membangun ekonomi kreatif melalui UMKM.
"Saya membangkitkan semangat masyarakat untuk membangun ekonomi kreatif melalui UMKM. Karena dimasa Covid ini, yang terpuruk itu ekonomi," terang Toni Hidayat kerap disapa TH.
Terkait permasalahan penertiban hewan ternak babi, sambung Toni, suatu persoalan yang belum terselesaikan.
"Dan ini PR bagi kami yang harus kami komunikasikan nanti dengan dinas terkait bahwa Peraturan Daerah sudah ada, bagaimana menertibkan ternak di lingkungan perumahan. Dan kita harus mencarikan solusinya seperti apa," sebutnya.
Terkait pendirian sanggar seni, imbuhnya, ini salah satu contoh bahwa ada sekelompok masyarakat yang peduli dengan kebudayaan dan kesenian, mempertahankan kebudayaan dan kesenian kita.
"Kita mendukung itu, jangan kita abaikan. Dan nantinya kita akan sampaikan ke Pemerintah Kabupaten dan Dinas terkait supaya bisa membantu," pungkasnya.(ift)